Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya.
UPDATE!! Berita di Radar Merauke dapat dibaca langsung lewat Smartphone Android! Baca fiturnya DISINI atau Download aplikasinya disini : LINK Download Android RadarMeraukeCom.APK !!! Baca berita Via Opera Mini Atau Browser Handphone (Blackberry/Iphone/Symbian) : http://www.radarmerauke.com/?m=1 .

Tuesday, 22 January 2013

Satu Pengidap HIV/AIDS Meninggal


MERAUKE – SM (17), salah satu orang pengidap HIV/AIDS (ODHA) yang mendapatkan pendampingan di BPKM Yasanto Merauke, meninggal dunia. SM menghembuskan napas terakhirnya, Senin (21/1) lalu sekitar pukul 05.00 Wit.
Sebelumnya, SM yang bermukim di Distrik Muting, Kabupaten Merauke ini sempat menjalani perawatan. Sayangnya, kondisi SM semakin melemah dan kekebalan tubuhnya pun berkurang. Alhasil, nyawanya tidak dapat diselamatkan oleh dokter yang merawatnya.
Koordinator pendampingan BPKM Yasanto, Betriks Baransano mengatakan, selama setahun pihaknya melakukan pendampingan yang intens terhadap SM. 
Mengingat semua ODHA tidak selamanya cocok dengan obat ARV, sehingga SM pun mengalami hal demikian.
“Almarhum tidak cocok dengan obat ARV ini, karena cocok-cocokan, ya. Ada pasien yang cocok dan ada yang tidak cocok,” kata Betriks kepada Bintang Papua, kemarin.
Ketika ODHA cocok dengan obat ARV yang harganya lumayan mahal itu, Betriks optimis SM pasti bisa sehat seperti teman-teman ODHA lainnya.
“Tapi ini semakin hari kondisinya semakin melemah. Ya, sudah kehendak Tuhan juga sehingga siapa yang bisa menolak,” ucapnya meyakini kepergian SM sudah ajal dari yang Mahakuasa.
Dibeberkan wanita yang sudah malang melintang mendampingi ODHA ini, SM sendiri mengidap HIV/AIDS sejak lima tahun lalu. SM diduga terinveksi dari mendiang suaminya yang sudah lebih dulu meninggal dunia, Tak ayal, dari sang suami lah SM yang masih berusia remaja itu terinveksi bersama buah hatinya yang juga sudah mendahuluinya pergi selama-lamanya. “Ia tertular dari suaminya. Karena suaminya sama anaknya yang terinveksi juga sudah meninggal dunia duluan,” ungkapnya.
Betriks meminta ketika berita ihwal meninggalnya salah satu ODHA ini, nama ODHA harus diinisialkan. Hal itu, menurutnya, untuk menjaga kepentingan dari keluarga ODHA. 
Apalagi memang tak semua orang bisa menerima kondisi ini. Selain itu juga untuk mengantisipasi terjadi hal yang tidak diinginkan.
Sementara itu berdasarkan data yang ada di BPKM Yasanto, selama tahun 2012 sudah 12 ODHA yang meninggal dunia. Sedangkan untuk Januari 2013 ini baru satu ODHA, yakni SM. (lea/achi/lo1)
Share on :
Silahkan berikan komentar melalui Facebook. Jangan lupa login dulu melalui akun facebook anda. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan radarmerauke.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Ditulis Oleh : ~ Portal Berita Merauke

Artikel Satu Pengidap HIV/AIDS Meninggal ini diposting oleh Portal Berita Merauke pada hari Tuesday, 22 January 2013. Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.
 
© Copyright RadarMerauke.com | Portal Berita Merauke @Since 2008 - 2013 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Owner Template | Published by Owner Template and Owner
WWW.RADARMERAUKE.COM - PORTAL BERITA MERAUKE
( www.radarmerauke.me | www.radarmerauke.asia | Email : radarmerauke@gmail.com | radarmerauke@yahoo.com )

Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Bintang Papua, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, suluhpapua, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.