Suhardi beralasan, sepanjang sejarah Gerindra mengusung sembilan pasangan kandidat dalam Pilkada Gubernur di Indonesia, enam pasangan dinyatakan menang telak dalam Pilkada di daerah masing-masing. Dan contoh nyata adalah kemenangan pasangan Jokowi-Ahok sebagai Gubernur-Wagub DKI Jakarta. Sementara untuk kekalahan bagi tiga pasangan lainnya itu, kata Suhardi lagi, lantaran Gerindra tidak dilibatkan langsung dalam berbagai proses mulai kampanye hingga pemilihan.
“Kita masih dikatakan sukses lah dalam mengusung calon kandidat sebagai kepala daerah,” ungkap Suhardi kepada wartawan saat tiba di Merauke, Selasa (22/1) siang.
Suhardi yang datang mewakili Ketua Pembina Partai Gerindra Prabowo Soebianto untuk menyukseskan kampanye Kambu-Pakage di Kabupaten Merauke yang sedianya digelar Rabu (23/1) hari ini, mengaku partai berlambang kepala burung garuda ini sangat selektif dalam mengusung figure yang akan tampil sebagai kepala daerah.
Dimana, kata dia, sebelum ditetapkan menggunakan perahu Gerindra, pihak partai melalui Tim Pilkada dan partai lokal akan melakukan survey penilaian terhadap calon-calon yang diusung. Begitu juga dengan pasangan Kambu-Pakage, dimana keduanya sudah dilakukan survey dan seleksi oleh partai Gerindra.
“Intinya dasar kami mengusung calon kandidat itu ada beberapa poin. Pertama harus betul-betul mendapatkan suara dari rakyat, dimana rakyat lebih condong ke dia. Kedua, tidak mengganggu partai dan ketiga harus menjadi penyokong utama Pak Prabowo untuk menjadi presiden 2014 nanti,” terangnya.
Kembali ditegaskan Suhardi, bahwa partai mereka terpikat untuk mengusung duet Kambu-Pakage dengan harapan, ketika Kambu yang notabene sukses membangun Kota Jayapura ketika menjadi Wali Kota Jayapura ini menang bersama pasangannnya. Maka ada feed back dari keduanya untuk memenangkan Prabowo di bursa Pilpres 2014 nanti. (lea/achi/lo1)
Suhardi yang datang mewakili Ketua Pembina Partai Gerindra Prabowo Soebianto untuk menyukseskan kampanye Kambu-Pakage di Kabupaten Merauke yang sedianya digelar Rabu (23/1) hari ini, mengaku partai berlambang kepala burung garuda ini sangat selektif dalam mengusung figure yang akan tampil sebagai kepala daerah.
Dimana, kata dia, sebelum ditetapkan menggunakan perahu Gerindra, pihak partai melalui Tim Pilkada dan partai lokal akan melakukan survey penilaian terhadap calon-calon yang diusung. Begitu juga dengan pasangan Kambu-Pakage, dimana keduanya sudah dilakukan survey dan seleksi oleh partai Gerindra.
“Intinya dasar kami mengusung calon kandidat itu ada beberapa poin. Pertama harus betul-betul mendapatkan suara dari rakyat, dimana rakyat lebih condong ke dia. Kedua, tidak mengganggu partai dan ketiga harus menjadi penyokong utama Pak Prabowo untuk menjadi presiden 2014 nanti,” terangnya.
Kembali ditegaskan Suhardi, bahwa partai mereka terpikat untuk mengusung duet Kambu-Pakage dengan harapan, ketika Kambu yang notabene sukses membangun Kota Jayapura ketika menjadi Wali Kota Jayapura ini menang bersama pasangannnya. Maka ada feed back dari keduanya untuk memenangkan Prabowo di bursa Pilpres 2014 nanti. (lea/achi/lo1)

Artikel 