Merauke (25/10)—Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Merauke, Drs. Vincentius Mekiuw menyayangkan sikap Kepala Distrik Kaptel, Keliopas Ndiken yang masih mempertanyakan tentang kebijakan Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT, terkait pembayaran gaji para guru yang dilakukan secara manual.
Saat ditemui tabloidjubi.com, Kamis (25/10), Vincent menegaskan, pihak dinas telah mentransfer uang gaji para guru baik di tingkat SD maupun SMP di Distrik Kaptel. Hanya saja, Kadistriknya mempertanyakan kejelasan kembali dari pemerintah. Sementara di sembilan belas distrik lain, pengiriman gaji melalui bendahara distrik, sudah dilakukan dan telah diambil serta dibayar kepada masing-masing para guru.
Diakui jika dengan belum diambilnya dana dari rekening bendahara distrik, maka gaji para guru di Distrik Kaptel, belum diambil dan dibayar sampai sekarang. “Saya akan perintahkan staf untuk mengambil kembali dan nantinya dilakukan pembayaran secara manual. Saya yang akan pergi membayar sendiri di kampung-kampung di Distrik Kaptel,” ungkapnya.
Para guru disana, lanjut Vincent, mempertanyakan juga gaji Bulan Oktober yang sampai sekarang belum diselesaikan. “Ya, ini bukan karena kesengajaan dari dinas. Justru kita berusaha semaksimal mungkin agar para guru terima gaji tepat waktu. Sehingga mereka dapat menjalankan dan atau melaksanakan tugasnya dengan sebaik mungkin,” katanya. (Jubi/Ans)

Artikel 