Merauke (25/10)— Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menyoroti tentang dana Otonomi Khusus (Otsus) yang diberikan oleh pemerintah pusat selama beberapa tahun terakhir. Dana miliaran rupiah itu, tidak dinikmati oleh masyarakat di kampung-kampung. Hal tersebut dapat dilihat dari kehidupan masyarakat yang tidak pernah berkembang sama sekali.
“Dalam setiap waktu, kami selalu melakukan pendampingan terhadap masyarakat di kampung-kampung. Ternyata mereka tidak mengetahui sama sekali jika ada dana Otsus yang diberikan oleh pemerintah pusat. Lalu menjadi pertanyaan, kemana dana miliaran rupiah itu. Terus terang, kehidupan masyarakat tidak pernah mengalami kemajuan,” kata Pjs SKP-KAM Merauke, Hary Worsoek dalam dialog, Kamis (25/10).
Lebih lanjut Warsoek mengungkapkan, salah satu program pemerintah yakni Musyawara Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang dilakukan setiap tahun, namun tidak memberikan hasil maksimal juga. Karena berdasarkan pengakuan dari masyarakat di kampung-kampung jika banyak usulan yang disampaikan, tetapi tidak ditindaklanjuti.
“Ini juga menjadi cacatan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke di waktu-waktu mendatang. Artinya harus bisa menindaklanjuti berbagai usulan yang disampaikan. Karena berbagai usulan tersebut, sangat bermanfaat bagi masyarakat di kampung jika ditindaklanjuti,” tandasnya.(Jubi/Ans)

Artikel 