MERAUKE – Keberadaan sejumlah petugas pendamping lapangan (PPL) pertanian di Kabupaten Merauke, yang jarang dilapangan sehingga kerap mendapat keluhan miris dari petani setempat, akhirnya ditanggapi Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupate Merauke, Ir Bambang Dwiatmoko. Dimana Bambang tak menampik bahwa masih ada oknum PPL pertanian yang tidak menjalankan tugasnya secara efektif. “Iya memang informasi yang kami terima masih ada PPL yang tidak bertugas sehingga akan kami tindak lanjuti,” kata Bambang kepada wartawan, Rabu (24/10) kemarin.
Bambang juga mengakui ada beberapa faktor keterbatasan yang dihadapi PPL saat ini , seperti tidak adanya pembekalan sebelum bertugas serta dukungan sarana transportasi bagi petugas.
“Para PPL ini memang tidak mendapat pembekalan sebelum turun ke lapangan dan ini yang membuat mereka kurang paham dengan apa yang mereka harus lakukan. Karena itu kedepan kami akan tingkatkan kapasitas penguatan bagi penyuluh sehingga jangan ada opini lagi bahwa petani lebih pintar dari PPL,” ungkapnya soal keluhan petani yang merasa mereka masih jauh pintar ketimbang para PPL yang ditugaskan
Selanjutnya Bambang menegaskan permasalahan yang dihadapi petani terhadap keberadaan PPL akan menjadi perhatian penting bagi dinasnya. Dengan demikian, kedepannya seluruh petugas penyuluh tidak ada yang direkrut secara instan. “ Tetapi mereka harus melewati tahap-tahap untuk nantinya bisa dinyatakan mampu mendampingi petani di lokasi mereka ditugaskan,”akunya. (lea/achi/LO1)
Bambang juga mengakui ada beberapa faktor keterbatasan yang dihadapi PPL saat ini , seperti tidak adanya pembekalan sebelum bertugas serta dukungan sarana transportasi bagi petugas.
“Para PPL ini memang tidak mendapat pembekalan sebelum turun ke lapangan dan ini yang membuat mereka kurang paham dengan apa yang mereka harus lakukan. Karena itu kedepan kami akan tingkatkan kapasitas penguatan bagi penyuluh sehingga jangan ada opini lagi bahwa petani lebih pintar dari PPL,” ungkapnya soal keluhan petani yang merasa mereka masih jauh pintar ketimbang para PPL yang ditugaskan
Selanjutnya Bambang menegaskan permasalahan yang dihadapi petani terhadap keberadaan PPL akan menjadi perhatian penting bagi dinasnya. Dengan demikian, kedepannya seluruh petugas penyuluh tidak ada yang direkrut secara instan. “ Tetapi mereka harus melewati tahap-tahap untuk nantinya bisa dinyatakan mampu mendampingi petani di lokasi mereka ditugaskan,”akunya. (lea/achi/LO1)

Artikel 