Merauke (27/9)—Tiga unit Pesawat Boeing jenis 737-300 milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke yang dikerjasamakan dengan managemen PT Merpati Nusantara Airlines, diusulkan untuk dijual saja. Karena jika ditinjau dari kondisi fisik maupun kapasitas dengan perkembangan bisnis airlines sekarang, sudah tidak fisible lagi.
Demikian disampaikan Ketua Fraksi Keadilan Nurani Sejahtera, Kusmanto, SH saat membacakan pandangan umum fraksinya di ruang rapat dewan, Kamis (27/9). Menurutnya, jika pesawat yang ada dijual, nantinya sebagai pengganti adalah twin other untuk bisa digunakan melayani masyarakat di daerah pedalaman termasuk juga tiga kabupaten lain yakni Boven Digoel, Mappi dan juga Asmat.
Jika dilihat dari prospek bisnis, demikian Kusmanto, sudah pasti sangat menjanjikan. Karena untuk sekarang, maskapai jenis ini sangat terbatas dan tidak sebanding dengan penumpang yang membutuhkan. Dengan adanya pesawat kecil, secara tidak langsung akan menembus isolasi arus barang dan orang yang sangat tinggi.
Ditambahkan, dengan keterbatasan pesawat twin other yang melayani masyarakat ke daerah pedalaman, para calo pun menjual dengan harga tiket sangat tinggi. Sehingga membuat masyarakat menjadi resah. “Kami yakin jika ada beberapa pesawat kecil yang beroperasi ke daerah pedalaman, tentunya harga akan stabil sebagaimana biasa,” ujarnya. (Jubi/Ans)

Artikel 