Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya.
UPDATE!! Berita di Radar Merauke dapat dibaca langsung lewat Smartphone Android! Baca fiturnya DISINI atau Download aplikasinya disini : LINK Download Android RadarMeraukeCom.APK !!! Baca berita Via Opera Mini Atau Browser Handphone (Blackberry/Iphone/Symbian) : http://www.radarmerauke.com/?m=1 .

Wednesday, 4 February 2009

Draft Tarif Baru Angkutan Umum Merauke Segera Diajukan ke Bupati

Jika sejumlah kabupaten/kota di Papua sudah mengumumkan penurunan tarif angkutan umum seiring turunnya harga BBM, maka di Merauke sampai saat ini para penyedia jasa angkutan masih menggunakan tarif lama. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Merauke belum mengumumkan penurunan tarif angkutan umum.

''Kita sudah buatkan rancangan penurunan tarif itu dan siap dikirim ke bupati,'' kata Kabid Lalu Lintas Angkutan Darat (LLAJ) Dinas Perhubungan Kabupaten Merauke Domarsan Pasaribu, S.Sos, M.Si, ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/2), kemarin. Menurut Pasaribu, dari rancangan yang akan diajukan ke bupati tersebut, untuk angkutan umum dalam kota, tarif dasarnya turun 10,95 persen dari Rp 3.000 menjadi Rp 2.700. ''Tapi kami tidak tahu nanti apakah tetap menggunakan dengan tarif baru atau tetap dengan Rp 3.000. Sebab jika Rp 2.700 tetap akan menimbulkan persoalan dilapangan karena pengembaliannya itu akan sulit. Recehan Rp 500 saja, sekarang sulit apalagi yang recehan Rp 100,''jelasnya. Sementara untuk bus 24 seat, turun 3,62 persen dari tarif lama. Sedangkan angkutan pedesaan turun 8,8 persen. Namun untuk tarif dasar angkutan pedesaan atau di luar kota itu, lanjut Pasaribu, selain ditentukan dengan tarif dasar tersebut pihaknya ada penambahan biaya berupa Tusla, yang dikaitkan dengan kondisi infrastruktur yang tersedia di daerah itu.

Ia mencontohkan, untuk Merauke-Muting dan sekitarnya, dari Tusla sebelumnya sebesar Rp 232, 8 perkm turun menjadi Rp 214,56 perkilometernya. Dengan tarif dasar dan tusla itu, untuk Merauke-Muting yang sebelumnya Rp 407,48 setiap kilometernya turun menjadi Rp 383,56 perkilometernya/orang, sehingga dengan tarif tersebut Merauke-Muting yang berjarak sekitar 270 Km tarifnya sebesar Rp 103.560. "Dengan tarif Rp 200.000 saja perpenumpang jika mau dari Merauke ke Muting, mana ada sopir yang mau,'' kata Pasaribu. Sementara untuk mobil pangkalan, jika sebelumnya dengan tarif sewa Rp 63.000 perjam menjadi Rp 60.000 atau sehari dari Rp 575.182 turun menjadi Rp 545.300.

Namun diakui Pasaribu, rancangan perhitungan penurunan tarif yang disusun tersebut belum final karena belum melalui SK bupati. ''Nanti setelah ditandatangani oleh bupati, baru final,'' tambahnya. (ulo)

Sumber : Cenderawasih Pos

Share on :
Silahkan berikan komentar melalui Facebook. Jangan lupa login dulu melalui akun facebook anda. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan radarmerauke.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Ditulis Oleh : ~ Portal Berita Merauke

Artikel Draft Tarif Baru Angkutan Umum Merauke Segera Diajukan ke Bupati ini diposting oleh Portal Berita Merauke pada hari Wednesday, 4 February 2009. Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.
 
© Copyright RadarMerauke.com | Portal Berita Merauke @Since 2008 - 2013 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Owner Template | Published by Owner Template and Owner
WWW.RADARMERAUKE.COM - PORTAL BERITA MERAUKE
( www.radarmerauke.me | www.radarmerauke.asia | Email : radarmerauke@gmail.com | radarmerauke@yahoo.com )

Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Bintang Papua, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, suluhpapua, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.