Jika pendistribusian logistik pada Pemilu legeslatif dan presiden Tahun 2004 lalu dilakukan langsung oleh KPUD Merauke, maka pendistribusian seluruh logistik pada Pemilu yang akan digelar 9 April mendatang tidak lagi dilakukan oleh KPUD Merauke tapi oleh badan usaha yang memenangkan tender.
''Proses pendistribusiannya akan melalui lelang. Jadi bukan lagi kami yang akan mendistribusikan secara langsung,''terang Ketua KPUD Merauke Eligius Gebze, SH, kepada Cenderawasih Pos, Senin (2/2) kemarin. Menurut Eligius, proses tender itu akan dilakukan secara ketat dengan berbagai persyaratan yang dimiliki oleh perusahaan yang akan mengikuti tender.
''Salah satu kriterinya, perusahaan itu berbentuk PT,'' jelasnya. Nantinya, lanjut dia, proses lelang akan dilakukan secara terbuka dan transparan. Sebab, peruhasaan pemegang tender akan bertanggung jawab terhadap pendistribusian logistik Pemilu itu sampai pada sasaran-sasaran yang ditentukan sesuai dengan waktu yang ditentukan.
Sementara itu, menyangkut sosialisasi Pemilu, Anggota KPUD Merauke Ibnu Jaya Su'sud, ST menjelaskan, sosialisasi akan mulai dilakukan selama 1 bulan penuh mulai Pebruari-Maret. ''Sebenarnya sudah ada sosialisasi kita lakukan melalui undangan-undangan dari beberapa pertemuan di mana kami dari KPU memberikan materi soasialisasi,'' jelasnya. Sedangkan selama Februari-Maret, sosialisasi akan dioptimalkan baik melalui tatap muka maupun melalui media (cetak dan elektronik,red). Selain itu sosialisasi lainnya, dalam bentuk penyebaran spanduk dan baliho. ''Kami juga rencanakan nanti lewat dinas instansi untuk menyediakan spanduk di kantor masing-masing, sehingga spanduk bisa menyebar ke kampung-kampung,'' terangnya.(ulo)
Sumber : Cenderawasih Pos
''Proses pendistribusiannya akan melalui lelang. Jadi bukan lagi kami yang akan mendistribusikan secara langsung,''terang Ketua KPUD Merauke Eligius Gebze, SH, kepada Cenderawasih Pos, Senin (2/2) kemarin. Menurut Eligius, proses tender itu akan dilakukan secara ketat dengan berbagai persyaratan yang dimiliki oleh perusahaan yang akan mengikuti tender.
''Salah satu kriterinya, perusahaan itu berbentuk PT,'' jelasnya. Nantinya, lanjut dia, proses lelang akan dilakukan secara terbuka dan transparan. Sebab, peruhasaan pemegang tender akan bertanggung jawab terhadap pendistribusian logistik Pemilu itu sampai pada sasaran-sasaran yang ditentukan sesuai dengan waktu yang ditentukan.
Sementara itu, menyangkut sosialisasi Pemilu, Anggota KPUD Merauke Ibnu Jaya Su'sud, ST menjelaskan, sosialisasi akan mulai dilakukan selama 1 bulan penuh mulai Pebruari-Maret. ''Sebenarnya sudah ada sosialisasi kita lakukan melalui undangan-undangan dari beberapa pertemuan di mana kami dari KPU memberikan materi soasialisasi,'' jelasnya. Sedangkan selama Februari-Maret, sosialisasi akan dioptimalkan baik melalui tatap muka maupun melalui media (cetak dan elektronik,red). Selain itu sosialisasi lainnya, dalam bentuk penyebaran spanduk dan baliho. ''Kami juga rencanakan nanti lewat dinas instansi untuk menyediakan spanduk di kantor masing-masing, sehingga spanduk bisa menyebar ke kampung-kampung,'' terangnya.(ulo)
Sumber : Cenderawasih Pos

Artikel 