Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya.
UPDATE!! Berita di Radar Merauke dapat dibaca langsung lewat Smartphone Android! Baca fiturnya DISINI atau Download aplikasinya disini : LINK Download Android RadarMeraukeCom.APK !!! Baca berita Via Opera Mini Atau Browser Handphone (Blackberry/Iphone/Symbian) : http://www.radarmerauke.com/?m=1 .

Sunday, 8 February 2009

1 Orang Tewas Akibat Gelombang Pasang Di Kimaam

Seorang anak kecil tewas diterjang gelombang pasang di Kimaam, Kabupaten Merauke, Papua kemarin. Anak kecil berusia 10 tahun itu, tewas terseret air pasang disertai angin kencang yang melanda pulau Kimaam semenjak beberapa minggu kemarin. Air pasang diikuti gelombang setinggi tiga meter juga menghantam pesisir pantai Selatan dan Barat Pulau Kimam yang meliputi Distrik Wan, Kampung Kumbis dan Komolom. Kejadian tersebut terjadi sejak 8 hingga 15 Januari 2009 kemarin. Diperkirakan hingga akhir Februari mendatang, gelombang pasang akan terus menghantam wilayah ini dengan kecepatan angin hingga 25 knot.

Dominggus Ulukyanan, warga setempat, kepada JUBI via telephon satelit, Jumat (6/2) kemarin mengatakan, musibah serupa pernah pula terjadi pada 1954 silam. Dalam musibah terdahulu, ratusan rumah rusak diterjang gelombang pasang dan angin kencang. Lahan pertanian warga juga ikut hancur dalam peristiwa itu. "Musibah di Distrik Wan merupakan penderitaan terbesar selama ini. Kejadian ini pernah terjadi pada tahun 1954 dulu dan sekarang muncul kembali dengan selisih waktu 50 tahun," ujarnya.

Selain menghancurkan Kumbis dan Komolom, air pasang juga menghancurkan sejumlah kampung yang ada di Kimaam. Antara lain, Konorau, Wan, Tor, Kladar, Sabon, Sibenda, Wetau dan Kawem. "Badai juga menghantam perumahan masyarakat yang selama ini tinggal di pesisir Arafuru," ujarnya.Ditegaskannya, akibat air pasang tersebut, ratusan hektar lahan pertanian milik warga hancur berantakan. Akibatnya warga mulai kesulitan didalam memperoleh makanan dan air bersih. "Kondisi terparah terjadi di Kampung Konorow, yang menghancurkan 13 rumah penduduk dan memakan korban jiwa seorang anak," jelasnya.


Sementara itu, akibat air pasang tersebut, di Kampung Wan dan Tor sebanyak tiga rumah warga rubuh. Puluhan rumah lainnya juga tertutup air hingga saat ini. Hingga laporan ini diturunkan, aktivitas warga diwilayah itu lumpuh total. Warga hanya tinggal dipenampungan darurat yang dibuat oleh petugas setempat. "Masyarakat kini hanya mengharapkan bantuan dari Pemda saja. Misalnya, pakaian layak pakai, air bersih dan obat-obatan," ujarnya. (Yunus Paelo)

Sumber : Tabloid Jubi


Share on :
Silahkan berikan komentar melalui Facebook. Jangan lupa login dulu melalui akun facebook anda. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan radarmerauke.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Ditulis Oleh : ~ Portal Berita Merauke

Artikel 1 Orang Tewas Akibat Gelombang Pasang Di Kimaam ini diposting oleh Portal Berita Merauke pada hari Sunday, 8 February 2009. Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.
 
© Copyright RadarMerauke.com | Portal Berita Merauke @Since 2008 - 2013 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Owner Template | Published by Owner Template and Owner
WWW.RADARMERAUKE.COM - PORTAL BERITA MERAUKE
( www.radarmerauke.me | www.radarmerauke.asia | Email : radarmerauke@gmail.com | radarmerauke@yahoo.com )

Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Bintang Papua, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, suluhpapua, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.