Kasus tabrakan yang menewaskan korbannya kembali terjadi di sekitar Pantai Lampu Satu, Merauke. Kasus ini hampir setiap tahun terjadi. Kali ini menimpa seorang gadis bernama Lina Natalia Katabalubun (19), Sabtu (24/1) sekitar pukul 18.30 WIT. Ia tewas akibat ditabrak motor yang dikendarai Farid Hardiyanto (20) yang saat itu sedang tarikan (bersaing kecepatan,red) dengan temannya. Korban sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Merauke, namun nyawanya tidak bisa tertolong lagi.
Kapolres Merauke AKBP Hadi Ramdani, SH, didampingi Kaur Bin Ops Reskrim Ipda HE Ariawang membenarkan adanya kasus tabrakan dengan korban meninggal.Menurut Kapolres, kasus tabrakan itu terjadi saat korban dibonceng oleh Sumiati (19) dengan motor Honda Revo DS 4243 GH, sedang jalan-jalan di pantai dari arah Utara ke arah Selatan. Tiba-tiba pelaku dengan mengendarai motor Ninja warna hitam DS 4659 GK dari belakang dengan arah yang sama dalam kecepatan tinggi dan langsung menabrak motor yang ditumpangi korban. Akibat tabrakan itu, kedua korban terpental sekitar 3 meter dari tempat kecelakaan. Sumiati mengalami bengkak pada tulang kering pada kaki kiri, sedangkan Lina Natalia kritis dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Sedangkan pelaku sendiri terseret sekitar 4 meter dan mengalami luka serius di sekujur tubuhnya. Kedua motor mengalami rusak parah. ''Saat ini pelaku belum bisa dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan di rumah sakit," tandas Kapolres. Sekadar diketahui, dari catatan koran ini, hampir setiap tahun di sekitar Lampu Satu Merauke terjadi kecelakaan dan menelan korban. Saat air laut surut, garis pantai yang berpasir bercampur tanah itu sering digunakan oleh anak-anak muda menujukkan kebolehannya melakukan tarikan kecepatan motor dan kerap menimbulkan kecelakaan. (ulo)
Sumber : Cendrawasih Pos
Kapolres Merauke AKBP Hadi Ramdani, SH, didampingi Kaur Bin Ops Reskrim Ipda HE Ariawang membenarkan adanya kasus tabrakan dengan korban meninggal.Menurut Kapolres, kasus tabrakan itu terjadi saat korban dibonceng oleh Sumiati (19) dengan motor Honda Revo DS 4243 GH, sedang jalan-jalan di pantai dari arah Utara ke arah Selatan. Tiba-tiba pelaku dengan mengendarai motor Ninja warna hitam DS 4659 GK dari belakang dengan arah yang sama dalam kecepatan tinggi dan langsung menabrak motor yang ditumpangi korban. Akibat tabrakan itu, kedua korban terpental sekitar 3 meter dari tempat kecelakaan. Sumiati mengalami bengkak pada tulang kering pada kaki kiri, sedangkan Lina Natalia kritis dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Sedangkan pelaku sendiri terseret sekitar 4 meter dan mengalami luka serius di sekujur tubuhnya. Kedua motor mengalami rusak parah. ''Saat ini pelaku belum bisa dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan di rumah sakit," tandas Kapolres. Sekadar diketahui, dari catatan koran ini, hampir setiap tahun di sekitar Lampu Satu Merauke terjadi kecelakaan dan menelan korban. Saat air laut surut, garis pantai yang berpasir bercampur tanah itu sering digunakan oleh anak-anak muda menujukkan kebolehannya melakukan tarikan kecepatan motor dan kerap menimbulkan kecelakaan. (ulo)
Sumber : Cendrawasih Pos

Artikel 