
Menko Kesra, HR Agung Laksono saat penyerahan cinderamata BLN PNPM Mandiri sebesar Rp. 29, 7 miliar kepada Bupati Mimika, Klemen Tinal (Jubi/Eveerth)
Mimika (22/12)—Masyarakat Kabupaten Mimika, Papua, mendapat Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) Program Nasional Pemberdayaan Masyrakat (PNPM) Mandiri 2013 sebesar Rp 29,7 miliar. Dana ini akan disalurkan pada 18 distrik yang ada di Kabupaten Mimika.
Bantuan tersebut lansung diserahkan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), HR Agung Laksono kepada Bupati Klemen Tinal di Hotel Rimba Papua, Jumat (21/12) malam pukul 21.00, yang disaksikan tokoh-tokoh masyarakat serta Wakil Bupati Mimika, Abdul Muis.
Dalam kesempatan tersebut, Menko Kesra mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bantuan langsung masyrakat (BLM) program nasional pemberdayaan masyrakat (PNPM) mandiri 2013 dari total dana bantuan untuk pemerintah Provinsi Papua sebesar sebesar Rp 742.725 miliar.
“Dana BLM PNPM adalah dana pemberdayaan, yang nantinya juga ada sharing dengan pemerintah, dimana tiap kampung mendapat 3 miliar, namun juga harus mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten,” tuturnya.
Informasi yang diterima, dana 29, 7 miliar akan diperuntukan kepada 18 distrik yang ada di Kabupaten Mimika, antara lain Distrik Mimika Baru, Mimika Timur, Mimika Tengah, Mimika Timur Jauh, Mimika Barat, Distrik Mimika Barat Tengah, Mimika Barat Jauh, Distrik Jita, Distrik Jila, Distrik Agimuga, Distrik Kuala Kencana dan Distrik Tembagapura dan Distrik Kwamki Narama, serta lima distrik lainnya.
Menko Kesra menambahkan, bahwa tujuan kunjungan bersama rombongan ke Papua dan Papua Barat untuk meninjau dan melihat secara langsung sejauh mana realisasi hasil pembangunan yang dicapai khususnya di bidang kesejahteraan rakyat.
“Kedatangan kami untuk melihat dari dekat berbagai persoalan kesejahteraan masyarakat Papua serta solusinya, termasuk income perkapitanya, sehingga ada langkah-langkah yang dapat diambil lewat program BLM PNPM Mandiri yang digulirkan tahun depan,” jelasnya.
Dirinya mengatakan, beberapa aspek penunjang di katakan agung guna mensejahterakan masyarakat, sektor kelautan, perkebunan dan kesehatan, di Papua dan Papua Barat masih harus di tingkatkan lagi.
“Sedangkan, khusus untuk perkebunan, sistem plasma cukup baik di terapkan petani dalam rangka memanfaatkan lahan kritis. Dengan demikian lebih cepat meningkatkan pendapatan perkapita untuk kesejahteraan rakyat,” tutur Menko Kesra, HR. Agung Laksono.
Dalam kunjungan Menkokesra bersama rombongan dari Jakarta, dilakukan selama 7 (tujuh) hari mengelilingi Tanah Papua, yang dimulai dari Sorong, Raja Ampat, Manokwari, Nabire, Jayapura, Yahukimo, Merauke dan berakhir di Timika.
Sementara itu, Bupati Klemen Tinal mengatakan bahwa dana bantuan pemerintah pusat akan dimanfaatkan sebaik mungkin dalam rangka memberdayakan masyarakat, namun juga berterimakasih atas bantuan tersebut.
“Kami atas nama masyarakat dan pemerintah Kabupaten Mimika berterimakasih atas bantuan dan dukungan dari pemerintah pusat serta kehadirannya di Kota Timika untuk melihat beberapa sarana dan prasarana yang ada,” ucapnya. (Jubi/Eveerth Joumilena)

Artikel 