
Menko Kesra, HR Agung Laksono bersama Klemen Tinal, saat jumpa pers di Hotel Rimba Papua Kota Timika (Jubi/Eveerth)
Timika, (22/12) -– Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), HR Agung Laksono, mengatakan pemerintah pusat berniat memberdayakan masyarakat di Tanah Papua, dengan menyerahkan Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) mandiri senilai Rp. 1 triliun.
“Bantuan dana BLM PNPM Mandiri sebanyak Rp. 1 Triliun akan dibagi untuk kedua provinsi yang ada, yakni Papua Barat dan Papua,”kata Menko Kesra, HR Agung Laksono, kepada wartawan di Hotel Rimba Papua, Jumat (21/12) pukul 20.00 WIT,
Menurut dia dana sebesar Rp 742.725 miliar untuk Provinsi Papua dan dana sebesar 255.050 miliar untuk Provinsi Papua Barat.
Menkokesra menuturkan, bantuan yang diberkan adalah untuk mempercepat proses pembangunan konektifitas, untuk merubah Provinsi Papua dan Papua Barat menjadi sentra-sentra produksi apakah itu peternakan, pertanian, migas dan lain sebagainya, sehingga kebutuhan yang biasanya disuplai dari daerah lain justru pada waktu kedepan berasal dari Provinsi Papua dan Papua Barat.
“Potensi sumber daya alam di Provinsi Papua begitu besar, tetapi sulit dimanfaatkan apabila tidak didukung oleh tersedianya sumber daya manusianya, oleh karenanya agar ada keserasian antara potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia Papua,” tuturnya.
Agung Laksono juga menyampaikan bahwa program PNPM Mandiri pedesaan sudah dirasakan oleh masyarakat di seluruh Indonesia, termasuk Provinsi Papua dan Papua Barat, oleh karena itu program ini akan tetap dilanjutkan selama kepemimpinan Presiden Bambang Yudhoyono hingga 2014 mendatang.
“Dalam bidang infrastruktur program utama dalam percepatan, kendati dalam keterbatasan pemerintah berusaha semaksimal mungkin agar provinsi satu dengan provinsi yang lain ataupun antara kabupaten satu dgn kabupaten yang lain dapat terjangkau untuk memperpendek jarak antara produsen dan konsumen,” paparnya.
Dalam keterangan persnya, Menkokesra juga menyoroti masalah pendidikan dan kesehatan di Tanah Papua yang dinilai masih banyak kekurangan, sehingga akan menjadi perhatian pemerintah serta bagi pemerintah daerah untuk dapat bekerja sunguh-sungguh memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Bupati Mimika, Klemen Tinal mengaku sangat berterimakasih atas dukungan pemerintah pusat dalam memberdayakan masyarakat Papua, terutama lewat bantuan yang diberikan. “Kami berharap ini bukan menjadi kunjungan yang pertama dan terakhir, tetapi kiranya bisa datang lagi, terutama dalam program-program yang memberdayakan masyarakat Papua,” katanya.
Dalam kunjungan ke Timika, Sabtu (22/12) pagi, meninjau secara lansung beberapa fasilitas RSUD Mimika dan Pasar Sentral Mimika, selanjutnya lansung meninggalkan Timika menuju Jakarta bersama rombongan. (Jubi/Eveerth Joumilena)

Artikel 