Merauke, (21/12)(21/12)—Sebelum melakukan peninjauan secara langsung fisik pembangunan Stadion Merauke di Kelurahan Kelapa Lima, Menko Kesra, Agung Laksono, Jumat (21/12), menyempatkan diri untuk datang ke Sekolah Dasar (SD) Mopah.
Kedatangannya disambut dengan meriah oleh anak-anak bersama para guru yang diikuti nyanyian lagu-lagu kebangsaan. Menko Kesra juga menyalami setiap anak didik yang berdiri berjejer di halaman sekolah. Setelah berjemur selama kurang lebih setengah jam, dilanjutkan dialog bersama Kepala Sekolah (Kepsek) SD Mopah, Fransiskus W yang didampingi sejumlah guru. Kesempatan tersebut, dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai permasalahan yang dialami dan dirasakan sekolah selama berlangsungnya kegiatan belajar mengajar.
Kepsek SD Mopah, Fransiskus W menuturkan, salah satu persoalan mendasar yang dihadapi selama ini adalah kegiatan belajar mengajar tidak berjalan dengan baik. Pasalnya, terdapat beberapa oknum ketika sudah dipengaruhi minuman keras (miras), membuat keributan. Sehingga anak didik pun tak nyaman dalam belajar.
“Kami meminta agar Bapak Menko Kesra membantu dana untuk pembangunan pagar keliling di sekolah. Jika sudah dibangun, otomatis orang mabuk tidak sembarangan masuk di dalam. Selama ini, telah dipikirkan agar dibangun pagar tersebut. Hanya saja, tidak ada sumber dana yang didapatkan. Mudah-mudahan bapak mendengarkan aspirasi ini. Karena merupakan harapan dari anak didik serta para guru,” katanya.
Menanggapinya, Menko Kesra mengungkapkan, pemerintah pusat mengalokasikan anggaran dalam bidang pendidikan sangat besar. Olehnya, perlu perhatian serius dari instansi terkait dengan melihat berbagai kesulitan di setiap sekolah. “Saya tetap meresponi apa yang menjadi permintaan para guru dan anak didik untuk pembangunan pagar sekolah. Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama, ada kucuran dana,” ujarnya. (Jubi/Ans)


Artikel 