MERAUKE,ARAFURA,-Ketua KNPI Kabupaten Merauke Dominikus B. Gebze mengemukakan bahwa ketika berbicara mengenai peran pemuda dalam mencerdaskan kehidupan bangsa maka dapat dilihat seperti pada Bulan Oktober ini dimana bulan ini telah diberikan oleh pemerintah secara nasional agar pemuda bisa mengekspresikan semua kemampuan yang ada. Tentunya bisa dalam bentuk apapun, baik lewat tulisan, puisi, lagu-lagu dan lain sebagainya. Apalagi pemuda itu keberadaannya di mana-mana dengan berbagai macam profesi seperti pemuda yang menjadi guru, TNI, pengusaha, PNS hingga sebagai politisi. Sekarang tergantung dari pemuda itu sendiri bagaimana dirinya bisa mengambil peran. “Namun ketika pemuda tidak diberdayakan dan diberikan kesempatan maka tentunya tidak bisa mengambil peran,”ujarnya pada dialog interaktif di Studio 2 LPPRRI Merauke belum lama ini. Sementara itu Syahmunar M.Zein dari Forum Pemuda Merauke mengungkapkan, sebelum membahas tentang peran pemuda dalam mencerdaskan bangsa maka perlu dikaji terlebih dahulu apa itu peran pemuda dan apa yang dimaksud dengan mencerdaskan bangsa. Adapun yang dimaksud dengan peran pemuda adalah upaya-upaya kaum muda untuk melakukan suatu hal guna pencapaian suatu tujuan.
Salah satunya tujuannya yaitu untuk mencerdaskan kehidupan bangsa yang masih dilihat oleh sebagian besar orang hanya dari sisi ilmu pengetahuan dan teknologi saja. Akhirnya orang lebih mengejar ke arah tersebut tanpa melihat dari sisi integritas dan moralitas dari pemuda itu. Dengan begitu pemuda yang bersangkutan terkadang hilang keseimbangan karena tidak didukung oleh nilai moralitas yang tinggi. Hal ini mungkin menjadi kekurangan dari dunia pendidikan karena kurang terarah kepada arah itu sehingga harus lebih dipahami. Menurutnya ada beberapa hal yang menjadi indikator untuk melihat kecerdasan suatu bangsa. Yang pertama yaitu ketika kita melihat satu bangsa yang cerdas maka kita harus menjunjung tinggi nilai-nilai dasar kebudayaan bangsa sendiri karena ketika suatu bangsa tidak menghargai nilai kebudayaannya sendiri maka di situlah letak kehancuran bangsa.
Ia mencontohkan kebudayaan bangsa yang menurut pemberitaan di media massa diketahui ada yang dicuri sehingga sebagai anak bangsa diharapkan bisa lebih menghargai budaya kita. Selain itu upaya mencerdaskan bangsa juga dalam hal mengamalkan nilai-nilai dasar negara sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan-aturan negara yang bertujuan untuk menciptakan hidup yang aman dan damai. “Dasar negara kita sudah jelas yaitu Pancasila dan tinggal bagaimana itu bisa menjadi falsafah hidup bagi para pemuda untuk melangsungkan aktivitas kepemudaannya berdasar pada Pancasila,”terangnya. Berikutnya lanjut Syahmunar adalah melihat bangsa yang cerdas itu adalah dengan membekali para generasi muda dengan iptek yang diseimbangkan dengan pemahaman nilaui-nilai moralitas yang sudah disebutkan tadi.(iis)
Salah satunya tujuannya yaitu untuk mencerdaskan kehidupan bangsa yang masih dilihat oleh sebagian besar orang hanya dari sisi ilmu pengetahuan dan teknologi saja. Akhirnya orang lebih mengejar ke arah tersebut tanpa melihat dari sisi integritas dan moralitas dari pemuda itu. Dengan begitu pemuda yang bersangkutan terkadang hilang keseimbangan karena tidak didukung oleh nilai moralitas yang tinggi. Hal ini mungkin menjadi kekurangan dari dunia pendidikan karena kurang terarah kepada arah itu sehingga harus lebih dipahami. Menurutnya ada beberapa hal yang menjadi indikator untuk melihat kecerdasan suatu bangsa. Yang pertama yaitu ketika kita melihat satu bangsa yang cerdas maka kita harus menjunjung tinggi nilai-nilai dasar kebudayaan bangsa sendiri karena ketika suatu bangsa tidak menghargai nilai kebudayaannya sendiri maka di situlah letak kehancuran bangsa.
Ia mencontohkan kebudayaan bangsa yang menurut pemberitaan di media massa diketahui ada yang dicuri sehingga sebagai anak bangsa diharapkan bisa lebih menghargai budaya kita. Selain itu upaya mencerdaskan bangsa juga dalam hal mengamalkan nilai-nilai dasar negara sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan-aturan negara yang bertujuan untuk menciptakan hidup yang aman dan damai. “Dasar negara kita sudah jelas yaitu Pancasila dan tinggal bagaimana itu bisa menjadi falsafah hidup bagi para pemuda untuk melangsungkan aktivitas kepemudaannya berdasar pada Pancasila,”terangnya. Berikutnya lanjut Syahmunar adalah melihat bangsa yang cerdas itu adalah dengan membekali para generasi muda dengan iptek yang diseimbangkan dengan pemahaman nilaui-nilai moralitas yang sudah disebutkan tadi.(iis)

Artikel 