Merauke (10/10)---Salah seorang bocah ingusan yang berusia sekitar sepuluh tahun, jatuh dari KM Tatamailau, Selasa (9/10) saat kapal tersebut baru keluar dari pelabuhan. Meski demikian, bocah tersebut berhasil selamat, lantaran bisa berenang setelah beberapa pelampung dibuang oleh Anak Buah Kapal (ABK).
Kapolres Merauke, AKBP Djoko Prihadi yang ditemui tabloidjubi.com, Rabu (10/10) membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, selain bantuan pelampung yang dijatuhkan, juga aparat dari Polairud yang langsung bergerak dengan speed menuju ke lokasi jatuhnya bocah itu. “Ya, ternyata saat korban jatuh, dirinya masih sempat berenang,” kata Kapolres.
Setelah diselamatkan, demikian Kapolres, korban tidak dibawa lagi ke darat. Karena kondisinya tidak terlalu kritik. Sehingga keluarganya tetap membawa menuju ke Agatz, Kabupaten Asmat. “Memang kami juga belum sempat mengambil identitas korban bersama keluarganya. Karena setelah diselamatkan, langsung dinaikkan ke atas kapal kembali,” ujarnya.
Diakui jika penyebab jatuhnya korban lantaran tidak ada pengawasan yang baik dari orangtua ketika berada di atas kapal. “Ya, mungkin karena orangtua kurang mengawasi anak dengan baik, sehingga dia terjatuh. Meski begitu, bocah ingusan itu masih sempat berenang,” katanya. (Jubi/Ans)

Artikel 