Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya.
UPDATE!! Berita di Radar Merauke dapat dibaca langsung lewat Smartphone Android! Baca fiturnya DISINI atau Download aplikasinya disini : LINK Download Android RadarMeraukeCom.APK !!! Baca berita Via Opera Mini Atau Browser Handphone (Blackberry/Iphone/Symbian) : http://www.radarmerauke.com/?m=1 .

Monday, 15 October 2012

Dampak dari Masih Ditahannya LCT Sanpai Di Asmat, Harga BBM dan Bahan pokok Melonjak

MERAUKE–Kurangnya alat transportasi udara maupun laut ke wilayah Kabupaten Asmat, secara langsung menyebabkan harga bahan bakar minyak (BBM) dan bahan pokok (bapok) di kabupaten tersebut melonjak tinggi.Kondisi ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Asmat Nurdin Manurung.

Kondisi ini juga akibat, belum masuknya kapal kontainer pengangkut barang maupun BBM ke Kabupaten Asmat dan ini menjadi penyebab harga kedua bahan penting itu mahal.“Misalnya saja harga BBM jenis Premium di sejumlah distrik bisa mencapai 20 ribu perliter,” tuturnya kepada Bintang Papua belum lama ini di Merauke.

Menurut Nurdin, selama ini kapal pengangkut BBM milik Pemda Asmat, yaitu Kapaal LCT Sanpai yang hingga kini masih ditahan Lantamal XI Merauke. Padahal, sambungnya, kapal tersebut adalah satu-satunya kapal angkut yang masuk wilayah Asmat.“Menyangkut kargo ini memang lagi kita pikirkan bagaimana nanti supaya dari Surabaya ke Agats itu ada satu kapal kargo kusus untuk membawa barang-barang kebutuhan di Asmat. Karena dengan belum ada cargo yang menetap mengakibatkan harga 9 bahan pokok tidak stabil, sehingga kita masih mengupayakan bagaimana supaya bisa mendatangkan 1 kapal cargo,” akunya selama ini Kabupaten Asmat menjadi salah satu pintu masuk baik ke Kabupaten Ndunga, Yahukimo dan bisa juga ke Mappi.

Selanjutnya upaya yang dilakukan Pemda guna menekan tingginya harga bahan pokok dan BBM ini, dimana Pemerintah tengah melakukan pembangunan infrastruktur di sejumlah jalur pintu masuk, baik udara laut maupun sungai.

“Ini salah satu langkah kami untuk membuka akses agar transportasi bisa intens masuk dan mendorong roda perekonomian di Asmat,” tandasnya. (lea/achi/LO1)
Share on :
Silahkan berikan komentar melalui Facebook. Jangan lupa login dulu melalui akun facebook anda. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan radarmerauke.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Ditulis Oleh : ~ Portal Berita Merauke

Artikel Dampak dari Masih Ditahannya LCT Sanpai Di Asmat, Harga BBM dan Bahan pokok Melonjak ini diposting oleh Portal Berita Merauke pada hari Monday, 15 October 2012. Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.
 
© Copyright RadarMerauke.com | Portal Berita Merauke @Since 2008 - 2013 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Owner Template | Published by Owner Template and Owner
WWW.RADARMERAUKE.COM - PORTAL BERITA MERAUKE
( www.radarmerauke.me | www.radarmerauke.asia | Email : radarmerauke@gmail.com | radarmerauke@yahoo.com )

Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Bintang Papua, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, suluhpapua, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.