Meskipun standar kelulusan Ujian Akhir Nasional meningkat menjadi 5,5, namun pihak Dinas Pendidikan Menengah Kabupaten Merauke merasa optimis siswa-siswi SMU/MA yang ada dapat mengejar standar itu dengan baik. Pasalnya, sejumlah persiapan telah dilakukan untuk menghadapi UAN yang hari ini tengah berlangsung hingga 4 hari mendatang.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Menengah Kabupaten Merauke, Nicolaus Freddy Talubun kepada Jubi diruang kerjanya (20/4). Dirinya beranggapan, dengan kenaikan standar kelulusan setiap tahunnya, itu akan menjadi pemacu belajar siswa/siswi. “Memang pada dasarnya angka kelulusan ini bisa membebani siswa, tetapi dalam kenyataannya ini tidak bisa dihindari," tuturnya seraya menambahkan bahwa seluruh SMU di Indonesia memiliki standar kelulusan yang sama.
Walaupun kualitas pendidikan di kampung sangat jauh berbeda dengan sekolah yang berada di Kabupaten Merauke namun dirinya tetap merasa yakin bahwa anak-anak sekolah yang berada di kampung dapat bersaing dalam Ujian Nasional. Keyakinan ini ditegaskan Talubun karena sejauh ini sekolah di kampung-kampung pun telah melaksanakan persiapan jauh-jauh hari sebelumnya. ‘’Kami memastikan untuk tahun ini setiap sekolah sudah mempersiapkan siswa-siswanya untuk menghadapi UANmelalui remedial dan try out, jadi semua tergantung pada kesiapan siswa/siswi dan hasilnya nanti," tutupnya. (drie/Merauke)
Sumber : Tabloid Jubi
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Menengah Kabupaten Merauke, Nicolaus Freddy Talubun kepada Jubi diruang kerjanya (20/4). Dirinya beranggapan, dengan kenaikan standar kelulusan setiap tahunnya, itu akan menjadi pemacu belajar siswa/siswi. “Memang pada dasarnya angka kelulusan ini bisa membebani siswa, tetapi dalam kenyataannya ini tidak bisa dihindari," tuturnya seraya menambahkan bahwa seluruh SMU di Indonesia memiliki standar kelulusan yang sama.
Walaupun kualitas pendidikan di kampung sangat jauh berbeda dengan sekolah yang berada di Kabupaten Merauke namun dirinya tetap merasa yakin bahwa anak-anak sekolah yang berada di kampung dapat bersaing dalam Ujian Nasional. Keyakinan ini ditegaskan Talubun karena sejauh ini sekolah di kampung-kampung pun telah melaksanakan persiapan jauh-jauh hari sebelumnya. ‘’Kami memastikan untuk tahun ini setiap sekolah sudah mempersiapkan siswa-siswanya untuk menghadapi UANmelalui remedial dan try out, jadi semua tergantung pada kesiapan siswa/siswi dan hasilnya nanti," tutupnya. (drie/Merauke)
Sumber : Tabloid Jubi

Artikel 