Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya.
UPDATE!! Berita di Radar Merauke dapat dibaca langsung lewat Smartphone Android! Baca fiturnya DISINI atau Download aplikasinya disini : LINK Download Android RadarMeraukeCom.APK !!! Baca berita Via Opera Mini Atau Browser Handphone (Blackberry/Iphone/Symbian) : http://www.radarmerauke.com/?m=1 .

Wednesday, 22 April 2009

Berhasil Dievakuasi Semuanya, Jenazah Korban Mimika Air Dikirim ke Masing-masing Keluarga

Seluruh jenazah korban jatuhnya Pesawat Mimika Air akibat menabrak Gunung Gergaji di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Jumat (17/4) lalu berhasil Evakuasi oleh Tim SAR Kabupaten Mimika, ERG (Emergency Response Grup) PT Freeport Indonesia, aparat keamanan dibantu warga Ilaga pada Senin (20/4).

Ke 11 korban tersebut telah dikirim ke masing-masing keluarga mereka baik di Ilaga, Sorong, Toraja dan Jakarta.

Jenazah pilot Mimika Air, Capt. Nay Linn Aung dan Co-Pilot Capt. Makmur Susilo pukul 15.00 WIT Selasa (21/4) kemarin diterbangkan ke Jakarta dengan pesawat carteran Avia Star. Pukul 11.20 WIT sebelumnya, kedua jenazah tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika setelah dievakuasi dari Ilaga dengan pesawat Trigana Air.

Rencana evakuasi kedua jenazah dari Ilaga ke Timika pada Selasa pagi sempat batal akibat cuaca buruk. Pesawat Trigana Air yang sudah mengudara pukul 06.45 WIT dari Bandara Mozes Kilangin, kembali ke Timika karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan dilakukan pendaratan di Ilaga.
Seperti jenazah korban penumpang Mimika Air, sebelum diterbangkan ke Timika, jenazah Capt. Nay Linn Aung dan Capt. Makmur Susilo disemayamkan di Distrik Ilaga sejak Senin (20/4) lalu guna identifikasi oleh tim medis. Proses identifikasi sulit sebab kondisi jenazah mengenaskan, bahkan ada yang tubuhnya sudah tidak dikenali.

Kedatangan kedua jenazah dengan penerbangan Trigana Air yang dipiloti Capt. Dian Prihatanto kemarin disambut sejumlah pejabat di Mimika, pegawai Dinas Perhubungan dan Pariwisata Kab. Mimika, petugas Bandara Mozes Kilangin dan warga. Pejabat yang hadir antara lain; Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Timika, Letkol (Pnb) Easter Haryanto selaku Ketua Tim Pencarian, Kapolres Mimika AKBP Godhelp Mansnembra, Danlanal Letkol Laut (P) R. Eko Suyatno, Ketua Pengadilan Negeri Timika Pontas Effendi, SH.

Kedua peti jenazah dari Ilaga dikawal Kasubdin Perhubungan Udara Dishubpar Mimika, Jhon Rettob dan anggota DPRD Mimika, Gerson Wandikbo.

Peti berisi jenazah Pilot Nay Linn Aung diturunkan duluan menyusul jenazah Co-Pilot Makmur Susilo. Jenazah dibawa ke RSUD Mimika untuk divisum dan diidentifikasi ulang oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua selama kurang lebih dua jam.
Setelah selesai, kedua jenazah dibawa untuk disemayamkan di Kantor Mimika Air di Jalan Yos Sudarso, Timika. Kemudian digelar upacara prosesi penyerahan jenazah dimana bupati diwakili Asisten II Setda Mimika, Philipus Kehek.
Dalam sambutan singkatnya, Philipus mengatakan santuan atau tanda jasa kedua kapten itu akan ditangani instansi terkait yakni Dishubpar.

Sementara mewakili keluarga, Muhamad Lukri Arfan mengucapkan terima kasih atas kerja Tim SAR yang berhasil mengevakuasi korban. "Bila ada kesengajaan atau ketidaksengajaan kedua almarhum, kami keluarga mohon maaf," kata Arfan.

Kasubdin Perhubungan Udara Dishubpar, Jhon Rettob kemarin menerangkan semua korban Pesawat Mimika Air sudah dievakuasi kemudian diserahkan kepada keluarga masing-masing.
Kata Jhon, tiga jenazah telah dikirim ke Sentani, Jayapura, yaitu almarhum Herman Snanfi, Marthen Jitmau dan Irwan Patabang. Direncanakan hari ini jenazah Marthen Jitmau akan diterbangkan dari Sentani ke Sorong. Kemudian jenazah Irwan Patabang dari Jayapura akan diberangkatkan ke Makassar kemudian ke Toraja.

Sedangkan enam jenazah penumpang lainnya, Selasa (21/4) kemarin telah diserahkan kepada keluarga masing-masing di Ilaga oleh Jhon Rettob bersama Bupati Puncak Jaya.

Pesawat Mimika Air milik Pemkab Mimika jatuh akibat menabrak Gunung Gergaji di Distrik Ilaga, Jumat (17/4) lalu. Evakuasi dilakukan oleh Tim SAR Kabupaten Mimika, ERG (Emergency Response Grup) PT Freeport Indonesia, aparat keamanan dan warga Ilaga pada Senin (20/4) lalu.

PTFI sendiri memberi bantuan dua unit helikopter Airfast untuk evakuasi, ditambah Pesawat Trigana Air dan Pesawat MAF (Caravan).

Penumpang Mimika Air yang menjadi korban adalah Sekretaris KPU Puncak Jaya Marten Jitmau, Pdt. Melkias Kiwak, Wilem Mayauw, Lasarus Wonda, Ruben Murib, Emina Murib (bersama anaknya Tenias Tabuni), Ketua Panwas Puncak Jaya, Herman Sanafi dan Irwan Patabang.

Sementara itu, Meskipun evakuasi korban dari lokasi jatuhnya pesawat Mimika Air ke Ilaga berhasil dilakukan Senin lalu, namun Tim SAR gabungan yang terdiri dari enam personil SAR Timika dan lima personil ERG PTFI, direncanakan baru kembali dari Ilaga ke Timika hari ini.

Ketua Tim Pencarian Danlanud Letkol (Pnb) Easter Hariyanto mengungkapkan hal itu ketika dikonfirmasi Radar Timika ( Cenderawasih Pos Grup) , Selasa (21/4). Seharusnya, kata Letkol Easter, Tim SAR kembali ke Timika setelah proses evakuasi dan penyerahan jenazah para korban. Namun batal akibat cuaca memburuk.

"Di TKP (Tempat Kejadian Perkara) tim SAR ERG masih bertahan di sana. Di Ilaga juga masih ada enam personil SAR," tutur Letkol Easter yang bangga atas kinerja Tim SAR selama empat hari melakukan pencarian dan evakuasi.

Hal senada dikatakan Kasubdin Perhubungan Udara Dishubpar Mimika, Jhon Rettob.
Ia membenarkan lima tim SAR ERG PTFI masih di lokasi jatuhnya pesawat, sedangkan enam personil SAR Timika masih di Ilaga.

Kata Jhon, kondisi cuaca kemarin memburuk setelah proses evakuasi jenazah. Direncanakan tim SAR kembali hari ini dengan jemputan Pesawat Trigana Air dan Helikopter Airfast.(eng)

Jenazah Dikirim ke
Capt. Nay Linn Aung Jakarta
Capt. Makmur Susilo Jakarta
Herman Snanfi Jayapura
Mathen Jitmau Sorong
Irwan Patabang Toraja
Pdt. Melkias Kiwak Ilaga
Wellem Mayau, Ilaga
Lasarus Wonda Ilaga
Ruben Murib Ilaga
Temina Murib Ilaga
Anak dari Terima Murib Ilaga


Sumber : Cenderawasih Pos

Share on :
Silahkan berikan komentar melalui Facebook. Jangan lupa login dulu melalui akun facebook anda. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan radarmerauke.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Ditulis Oleh : ~ Portal Berita Merauke

Artikel Berhasil Dievakuasi Semuanya, Jenazah Korban Mimika Air Dikirim ke Masing-masing Keluarga ini diposting oleh Portal Berita Merauke pada hari Wednesday, 22 April 2009. Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.
 
© Copyright RadarMerauke.com | Portal Berita Merauke @Since 2008 - 2013 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Owner Template | Published by Owner Template and Owner
WWW.RADARMERAUKE.COM - PORTAL BERITA MERAUKE
( www.radarmerauke.me | www.radarmerauke.asia | Email : radarmerauke@gmail.com | radarmerauke@yahoo.com )

Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Bintang Papua, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, suluhpapua, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.