Dinas Pendidikan Menengah Kabupaten Merauke mulai mendistribusikan atau mengirim soal ujian nasional ke satuan-satuan pendidikan yang berada di daerah terjauh. ''Pengiriman sudah dilakukan ke wilayah Kimaam dan sekitarnya dengan jasa penerbangan PT Merpati dan disusul ke daerah Muting dan Okaba melalui darat,"kata Kepala Dinas Pendidikan Menengah Kabupaten Merauke Drs Nicolaus Freddy Talubun, M.Pd saat ditemui Cenderawasih Pos di ruang kerjanya, Rabu (15/4).
Sedangkan satuan sekolah yang ada di dalam kota, lanjut mantan Direktur KPG Khas Papua ini, akan didistribusikan pada hari H yakni 20 April untuk SMA/SMK dan MA. Disinggung pengamanan soal-soal ujian tersebut, Freddy mengungkapkan, pengamanan dilakukan dengan melibatkan aparat keamanan, termasuk saat pendistribusian dilakukan.
Lanjut Freddy, pihaknya tidak menemui kendala yang berarti dalam pendistribusian soal ujian ini, karena soal ujian nasional tersebut diterima lebih cepat dari provinsi yakni 11 April. ''Ini membantu kami lebih cepat mendistribusikan ke daerah-daerah yang transportasinya sulit,''terangnya.
Total peserta ujian nasional di lingkup Dinas Pendidikan Menengah Kabupaten Merauke Tahun 2009 sebanyak 5150 siswa yang terdiri dari SMP/MTS/LB sebanyak 2867 dan SMA/MA dan KPG Khas Papua Merauke sebanyak 1532 siswa sedangkan SMK 751 siswa.
Ujian nasional tahun ini, kata dia pemerintah melalui APBD dengan rincian untuk SMP sebesar Rp 120.000/siswa, SMP Keterampilan Rp 300.000/ siswa dan SMP Luar Biasa Rp 200.000/ siswa. Sementara untuk SMA/MA Rp 225.000/siswa, SMA LB Rp 250.000/siswa. Sedangkan SMK Manajemen sebesar Rp 250.000/siswa, SMK Pariwisata sebesar Rp 425000/siswa, SMK Tehnologi Rp 525.000/siswa dan SMK Pertanian Rp 525.000/siswa. Sedangkan untuk KPG Khas Papua sebesar 225.000/siswa.(ulo)
Sumber : Cenderawasih Pos


Artikel 