Pihak Kepolisian Resor Asmat akan mengirim sampel organ tubuh jenasah yang ditemukan pada Minggu (18/1), sekitar pukul 12.30 WIT di Muara Kali Bets, Distrik Atsy-Kabupaten Asmat, Papua.
Pengiriman sampel organ tubuh jenasah tersebut untuk memastikan apakah jenasah yang ditemukan itu merupakan dokter Boike Mowoka (29), korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Lisman Jaya di Muara Kali Aswet-Agats, Selasa (13/1). ''Sampel organ tubuhnya akan kita kirim ke Laboratorium Forensik Makassar untuk dilakukan test DNA, apakah jenasah yang ditemukan itu merupakan dr Boike,'' kata Kapolres Asmat, AKBP Musa M. Korwa, ketika dihubungi Cenderawasih Pos, Senin (19/1), kemarin.
Test DNA yang itu, lanjut dia, karena kondisi jenasah sendiri sulit diidentifikasi lagi akibat rusak berat. Sementara jenasah yang ditemukan tersebut, telah dikuburkan di pekuburan umum Agats- Asmat, kemarin. ''Tadi jenasahnya sudah dikuburkan di kuburan umum Agats, sambil kita menunggu hasil test DNA itu,'' jelasnya. Namun lanjut Kapolres, sebelum dilakukan penguburan telah dilakukan konfirmasi dengan orang tua dr Boike di Manado. ''Kalau nantinya ternyata hasil test DNA menunjukan bahwa sampel organ yang dikirim itu merupakan jenasah korban dr Boike, maka akan dilakukan penggelian kembali,'' jelas Kapolres.
Disinggung apakah ada laporan korban kehilangan atau kecelakaan di laut maupun di sungai selain KM Lisman Jaya itu, Kapolres mengatakan jika selama ini belum ada laporan kepada pihaknya. ''Sejauh ini belum ada laporan tenggelam atau kecelakaan ke kami baik di sungai maupun di laut selain KM Lisman Jaya tersebut. Tapi, kita tidak tahu kalau misalnya itu ada tapi tidak dilaporkan ke kita,'' tandas Kapolres.
Karenanya itu, lanjut Kapolres, meski ditemukan mayat yang belum diketahui identitasnya itu yang kemungkinan merupakan jenasah dr Boike Mowoka, namun upaya pencarian masih terus berlanjut. ''Sampai saat ini upaya pencarian masih terus dilakukan dengan melakukan penyisiran. Jadi pencarian belum dihentikan,'' tambah Kapolres Musa M. Korwa. (ulo)
Sumber : Cendrawasih Pos
Pengiriman sampel organ tubuh jenasah tersebut untuk memastikan apakah jenasah yang ditemukan itu merupakan dokter Boike Mowoka (29), korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Lisman Jaya di Muara Kali Aswet-Agats, Selasa (13/1). ''Sampel organ tubuhnya akan kita kirim ke Laboratorium Forensik Makassar untuk dilakukan test DNA, apakah jenasah yang ditemukan itu merupakan dr Boike,'' kata Kapolres Asmat, AKBP Musa M. Korwa, ketika dihubungi Cenderawasih Pos, Senin (19/1), kemarin.
Test DNA yang itu, lanjut dia, karena kondisi jenasah sendiri sulit diidentifikasi lagi akibat rusak berat. Sementara jenasah yang ditemukan tersebut, telah dikuburkan di pekuburan umum Agats- Asmat, kemarin. ''Tadi jenasahnya sudah dikuburkan di kuburan umum Agats, sambil kita menunggu hasil test DNA itu,'' jelasnya. Namun lanjut Kapolres, sebelum dilakukan penguburan telah dilakukan konfirmasi dengan orang tua dr Boike di Manado. ''Kalau nantinya ternyata hasil test DNA menunjukan bahwa sampel organ yang dikirim itu merupakan jenasah korban dr Boike, maka akan dilakukan penggelian kembali,'' jelas Kapolres.
Disinggung apakah ada laporan korban kehilangan atau kecelakaan di laut maupun di sungai selain KM Lisman Jaya itu, Kapolres mengatakan jika selama ini belum ada laporan kepada pihaknya. ''Sejauh ini belum ada laporan tenggelam atau kecelakaan ke kami baik di sungai maupun di laut selain KM Lisman Jaya tersebut. Tapi, kita tidak tahu kalau misalnya itu ada tapi tidak dilaporkan ke kita,'' tandas Kapolres.
Karenanya itu, lanjut Kapolres, meski ditemukan mayat yang belum diketahui identitasnya itu yang kemungkinan merupakan jenasah dr Boike Mowoka, namun upaya pencarian masih terus berlanjut. ''Sampai saat ini upaya pencarian masih terus dilakukan dengan melakukan penyisiran. Jadi pencarian belum dihentikan,'' tambah Kapolres Musa M. Korwa. (ulo)
Sumber : Cendrawasih Pos

Artikel 