Seminggu sebelum KM Lisman Jaya dihantam gelombang sebenarnya telah terjadi sebuah kecelakaan kapal milik pedagang Buton yang ditumpangi beberapa warga Asmat, tetapi Pemda Asmat tidak memberikan respons pencarian korban di Muara Kali Atsj.
”Memang ada korban sehingga saya turun ke kali besok paginya, tetapi saya hanya dapat Supermi dengan bungkusan warna hijau terapung di Muara Kali. Juga ada karton-karton dan bungkusan gabus kosong yang terapung di Muara Siret,” ujar Tete Timo yang dihubungi JUBI Agats, Senin (19/1) kemarin.
Diakui sejumlah tenaga medis di Puskemas Agats, bahwa bangkai mayat salah-satu korban kapal di Atsj beberapa minggu sebelumnya tersebut telah ditemukan warga Atsj, ketika bangkai tersebut sedang terapung di kali. ”Tadi sudah dikuburkan di Pekuburan Bintang Laut,” ujar Suster Tina yang menangani pembersihan bangkai manusia yang tak beridentitas tersebut di Puskesmas Agats, Senin (19/1).
Tim SAR yang dihubungi JUBI di Agats, Toto Bagian Perhubungan Laut Dinas Perhubungan Kabupaten Asmat mengatakan ”Kami belum tahu tentang laporan kecelakaan itu karena komunikasi dan transportasi yang terbatas,” ujarnya pada Senin (19/1). (Willem Bobi/Asmat)
Sumber : Tabloid Jubi
”Memang ada korban sehingga saya turun ke kali besok paginya, tetapi saya hanya dapat Supermi dengan bungkusan warna hijau terapung di Muara Kali. Juga ada karton-karton dan bungkusan gabus kosong yang terapung di Muara Siret,” ujar Tete Timo yang dihubungi JUBI Agats, Senin (19/1) kemarin.
Diakui sejumlah tenaga medis di Puskemas Agats, bahwa bangkai mayat salah-satu korban kapal di Atsj beberapa minggu sebelumnya tersebut telah ditemukan warga Atsj, ketika bangkai tersebut sedang terapung di kali. ”Tadi sudah dikuburkan di Pekuburan Bintang Laut,” ujar Suster Tina yang menangani pembersihan bangkai manusia yang tak beridentitas tersebut di Puskesmas Agats, Senin (19/1).
Tim SAR yang dihubungi JUBI di Agats, Toto Bagian Perhubungan Laut Dinas Perhubungan Kabupaten Asmat mengatakan ”Kami belum tahu tentang laporan kecelakaan itu karena komunikasi dan transportasi yang terbatas,” ujarnya pada Senin (19/1). (Willem Bobi/Asmat)
Sumber : Tabloid Jubi

Artikel 