Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya.
UPDATE!! Berita di Radar Merauke dapat dibaca langsung lewat Smartphone Android! Baca fiturnya DISINI atau Download aplikasinya disini : LINK Download Android RadarMeraukeCom.APK !!! Baca berita Via Opera Mini Atau Browser Handphone (Blackberry/Iphone/Symbian) : http://www.radarmerauke.com/?m=1 .

Saturday, 17 January 2009

Istri Korban Tak Yakin Jasad Suaminya, Jasad Wendiansyah Sitompul Test DNA di RSCM




Dr Lidya, istri Dr Wendiansyah Sitompul, salah satu korban tenggelamnya KM Lisma Jaya, yang ditemukan Tim Gabungan Penyelemat di Kabupaten Asmat tidak mengakui, bahwa jenazah yang ditemukan itu adalah dr Wendiansyah Sitompul.
DOKTER Lidya saat diwawancari oleh wartawan usai otopsi jenazah suamnya di RUSD Timika ,mengatakan jenazah yang ditemukan bukan suaminya.”Saya tak yakin kalau jenasah yang baru diotopsi adalah suaminya, sebab saya tahu persis tanda-tanda fisik atau tanda lahir dari suaminya,”tegas dr Lidya.
Menurutnya, ciri-ciri dari suaminya beda dengan jenazah yang ditemukan, sebab rambut dan postur tubuh maupun warna kulit terdapat perbedaan. Ia mengatakan, dirinya akan tetap tinggal di Asmat sampai menunggu jasad suami yang sesungguhnya.

Kata Dr Lidya, dirinya sangat kuat menduga bahwa jenazah tersebut bukan suaminya, sebab menurutnya cincin nikah yang digunakan sudah tidak berada di tangannya.Bila mayat sudah selama tiga hari tubuh akan dimasuki air,sehingga terjadi pembengkakan, sehingga untuk mengeluarkan cincin dari jemari tangan sangat susah, salah satunya jari tangan harus dipotong. Karena itulah Dr Lidya masih yakin bahwa itu bukan jenasah suaminya.

Sementara itu, Asisten I Pemkab Asmat Drs George Tuantana, saat dikonfirmasikan Papua Pos di Bandara Mozes Kilangin, Jumat (16/1) beberapa saat sebelum berangkat ke Jakarta mengatakan, jenazah yang ditemukan oleh tim gabungan pencari korban memastikan bahwa jasad yang ditemukan adalah Dr Wendiansyah Sitompul.Ketua Tim Identifikasi jenasah dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asmat yaitu Dr Yulius Patandianan. “Tim identikasi memastikannnya setelah mengeluarkan cincin nikah yang dipakai korban dengan menggunakan sabun. Sebab George mengaku kalau tim identifikasi kesulitan mengeluarkan cincin ,dan dengan menggunakan sabun sehingga berhasil. Selain cincin yang dipakai,dompet korban saat ditemukan masih berada di saku celananya dan identitas didalam dompet dipastikan milik Dr Wendiansyah Sitompul,” tegas George.(husyen)


Wendiansyah Sitompul Test DNA di RSCM

TIMIKA(PAPOS)-Untuk lebih memastikan bahwa jenazah salah satu korban tenggelamnnya KM Lisma Jaya yang ditemukan oleh tim gabungan tim penyelematan di Asmat, diduga kuat kenazah Dr Wendiansyah Sitompul, akan dilakukan tes DNA di Rumah Sakit Cipto Mangunkusuma (RSCM) Jakarta. Tes DNA harus dilaksanakan sebab pihak keluarga dalalm hal ini Istri korban Dr Lidya usai melihat dan ikut dalam melakukan otopsi di RSUD , dan belum mengakui bahwa jenasah yang ditemukan bukan jasad dari suaminya.

Asisten I Pemkab Asmat George George Tuantana,kepada wartawan, Jumat (16/1) di Bandara Mozes Kilangin, yang meragukan jasad dari Dr Wendiansyah Sitompul yang telah ditemukan, mengatakan, bahwa hasil tim identifikasi pencarian korban tenggelamnnya KM Lisma Jaya telah memastikan bahwa jenasah yang ditemukan adalah Jasad dari Dr Wendiansyah Sitompul.Tetapi kalau dari pihak keluarga masih belum yakin dan percaya, maka atas nama Pemerintah Kabupaten Asmat selanjutnya akan membawa jenazah untuk tes DNA di Rumah Sakit Umum Cipta Mangunkusuma (RSCM) Jakarta.

Menurut George langkah ini ditempuh untuk lebih memastikan dan membuktikan kepada keluarga korban dari Dr Wendiansyah Sitompul, dan sekaligus menepis isu bahwa adanya rekayasa identifikasi jenasah.“Sebagai utusan Pemkab Asmat yang ditunjuk , Pemkab Asmat untuk menanggung segala biaya yang diakibatkan selama masa pencarian , evakuasi hingga tes DNA di Jakarta,”tegas George.

Kata George, untuk melakukan tes DNA maka jasad Dr Wendiansyah Sitompul terlebih dulu harus diawetkan, dan itu bisa dilakukan di RSCM Jakarta. Oleh sebab itu saat ini dirinya bersama beberapa staff dilingkup Pemkab Asmat akan terus mendampingi jenasah korban sampai adanya hasil tes DNA,jelasnya.(**)


Share on :
Silahkan berikan komentar melalui Facebook. Jangan lupa login dulu melalui akun facebook anda. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan radarmerauke.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Ditulis Oleh : ~ Portal Berita Merauke

Artikel Istri Korban Tak Yakin Jasad Suaminya, Jasad Wendiansyah Sitompul Test DNA di RSCM ini diposting oleh Portal Berita Merauke pada hari Saturday, 17 January 2009. Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.
 
© Copyright RadarMerauke.com | Portal Berita Merauke @Since 2008 - 2013 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Owner Template | Published by Owner Template and Owner
WWW.RADARMERAUKE.COM - PORTAL BERITA MERAUKE
( www.radarmerauke.me | www.radarmerauke.asia | Email : radarmerauke@gmail.com | radarmerauke@yahoo.com )

Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Bintang Papua, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, suluhpapua, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.