Merauke, (18/1)—-Setelah hujan yang terjadi sepekan lalu dan terjadi genangan banjir dimana-mana, kini berdampak terhadap kesehatan terutama anak-anak. Sebanyak tiga orang telah dinyatakan terserang demam berdarah dengue (DBD) . Kini sedang menjalani proses perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat.
“Belum diketahui apakah mereka sudah sembuh dan pulang ke rumah atau belum,”kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, Stef Osok ketika ditemui tabloidjubi.com diruang kerjanya, Jumat (18/1).
Dia mengungkapkan, pada tahun lalu, jumlah penderita DBD adalah 150-an orang dan sempat menjalani perawatan di puskesmas maupun rumah sakit. Dari jumlah tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia.
“Kita berharap agar tahun ini terjadi penurunan. Itupun kembali kepada kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan serta memperhatikan genangan banjir maupun kaleng-kalung kosong yang berisi air. Jika tidak dikeringkan, otomatis nyamuk akan bersarang sekaligus bertelur. Dari situ, akan muncul jentik-jentik yang nantinya menyebar ke sejumlah tempat,” katanya.
Dari situ, lanjut Stef, otomatis akan menyerang orang terutama anak-anak, karena daya tahan tubuh yang kurang. Olehnya, perlu perhatian dan kesadaran dari semua orang termasuk peran dari kepala distrik (Kadistrik), lurah serta RT/RW yang bersentuhan langsung bersama masyarakat dan mengetahui kondisi riil di lapangan. (Jubi/Ans)

Artikel 