Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya.
UPDATE!! Berita di Radar Merauke dapat dibaca langsung lewat Smartphone Android! Baca fiturnya DISINI atau Download aplikasinya disini : LINK Download Android RadarMeraukeCom.APK !!! Baca berita Via Opera Mini Atau Browser Handphone (Blackberry/Iphone/Symbian) : http://www.radarmerauke.com/?m=1 .

Tuesday, 22 January 2013

Siklon Oswald Lahir, Waspadai Hujan dan Gelombang Tinggi

Siklon tropis Oswald lahir. Indonesia bukan sasaran siklon tropis ini. Namun, dampak ekornya pada curah hujan dan gelombang tinggi di perairan Indonesia perlu diwaspadai. 

Deputi Bidang Meteorologi, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Soepriyo menuturkan, siklon tropis Oswald muncul pada Senin (21/1/2013) sekitar pukul 19.00 WIB.

Posisi siklon saat terdeteksi berada di Teluk carpentaria, sekitar 780 km sebelah selatan Merauke. Siklon bergerak ke arah timur laut dengan kecepatan 11 km/jam. Tekanan terendah sebesar 992 milibar (mb) dengan kekuatan 65 km/jam.

Dalam 24 jam ke depan, siklon tropis akan berada di Teluk Carpentaria, selatan Cape Kenweer, Australia atau 680 km tenggara Merauke. Kecepatan gerak diprediksi 9 km/jam, tekanan terendah 994 mb dengan kekuatan 45 km/jam.

"Siklon tropis Oswald intensitasnya menurun dalam 24 jam ke depan dan pergerakannya menjauhi wilayah Indonesia," ungkap Soepriyo kepada Kompas.com, Senin malam. 

Meski akan segera melemah, dampaknya pada cuaca di Indonesia perlu diwaspadai. Wilayah Indonesia timur seperti Maluku, Papua dan Nusa Tenggara menjadi wilayah yang paling terdampak ekor siklon tropis ini.

Hujan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Maluku Tenggara, Papua bagian selatan dan barat, Jawa Bagian timur, sebagian Bali, Nusa Tenggara Barat dan Timur, Sulawesi bagian utara, selatan dan tenggara serta Kalimantan bagian selatan.

Gelonbang laut dengan ketinggian 2-3 meter berpotensi terjadi di Selat Makassar, Laut Banda, Laut Sumbawa dan Samudera Hindia selatan Lampung, Jawa dan Bali. Gelombang setinggi 3-4 meter dapat terjadi di perairan Kepulauan Babar - Tanimbar, laut Arafuru dan Samudera Hindia wilayah NUsa Tenggara Timur dan Barat. 

Gelombang yang lebih tinggi, 4-6 meter, berpotensi terjadi di Laut Arafuru bagian Tengah dan Timur, perairan Yos Sudarso, Samudera Hindia bagian selatan Merauke dan Papua Niugini serta Teluk Carpentaria.
Share on :
Silahkan berikan komentar melalui Facebook. Jangan lupa login dulu melalui akun facebook anda. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan radarmerauke.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Ditulis Oleh : ~ Portal Berita Merauke

Artikel Siklon Oswald Lahir, Waspadai Hujan dan Gelombang Tinggi ini diposting oleh Portal Berita Merauke pada hari Tuesday, 22 January 2013. Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.
 
© Copyright RadarMerauke.com | Portal Berita Merauke @Since 2008 - 2013 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Owner Template | Published by Owner Template and Owner
WWW.RADARMERAUKE.COM - PORTAL BERITA MERAUKE
( www.radarmerauke.me | www.radarmerauke.asia | Email : radarmerauke@gmail.com | radarmerauke@yahoo.com )

Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Bintang Papua, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, suluhpapua, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.