Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya.
UPDATE!! Berita di Radar Merauke dapat dibaca langsung lewat Smartphone Android! Baca fiturnya DISINI atau Download aplikasinya disini : LINK Download Android RadarMeraukeCom.APK !!! Baca berita Via Opera Mini Atau Browser Handphone (Blackberry/Iphone/Symbian) : http://www.radarmerauke.com/?m=1 .

Saturday, 12 January 2013

PNS Tidak Dibenarkan Terlibat dalam Tim Sukses


Wakil Bupati Merauke, Suinarjo. MERAUKE – Wakil Bupati Merauke, Suinarjo, menegaskan pegawai negeri sipil (PNS) dilarang kampanye atau menjadi tim sukses salah satu pasangan calon Gubernur dan wakil gubernur pada Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) 2013 nanti.
"Bila ada yang ikut dalam kampanye atau menjadi tim sukses, itu jelas melanggar aturan," kata Wabup di Makodim 1707/Merauke, Kamis (10/1) kemarin.
Sampai saat ini, wabup mengaku belum mendengar bawahannya ikut kampanye atau terlibat dalam tim sukses salah satu pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur.
"Tapi kalau memilih calon bupati atau wakil bupati, PNS punya juga hak politik yang sama seperti masyarkat sipil lainnya. Hanya mereka tidak boleh kampanye dan menjadi tim suksesnya," katanya pula.
Lebih jelas aturan sudah menegaskan bahwa Korpri sebagai wadah yang menaungi PNS tidak dibenarkan untuk ikut dalam proses kampanye atau menjadi tim sukses. Dan larangan itu sendiri, sambung wabup, sudah dikatakan secara langsung oleh Presiden SBY sebagai Pembina Korpri.
“Yang pasti kami hanya ingatkan saja, kalau tidak mau dihempas ombak ya jangan berdiri di pinggir pantai,” ucapnya penuh makna.
Sementara itu secara terpisah Danrem 174/ATW Brigjen TNI Edy Rahmayadi, mengemukakan anggota TNI tetap netral dalam Pilgub Papua mendatang.
"Kalau keluarganya ya boleh memilih. Tapi sama seperti PNS tidak boleh kampanye dan tidak boleh jadi tim sukses salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur,” ujar jenderal bintang satu ini.
Ia mengatakan, segala atribut Pilgub pun tidak dibenarkan dipasang di areal perumahan militer.
“Brosur atau sebagainya yang berbau kampanye tidak dibenarkan dipasang di rumah anggota. Kita (TNI) ini sudah jelas dilarang berpolitik praktis jadi tidak boleh ikut-ikutan, kalau istri dan keluarga lainnya silahkan karena mereka punyab hak pilih,” aku Danrem jika ada anggotanya yang terlibat dalam tim sukses akan ditindak tegas. (lea/achi/LO1)
Share on :
Silahkan berikan komentar melalui Facebook. Jangan lupa login dulu melalui akun facebook anda. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan radarmerauke.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Ditulis Oleh : ~ Portal Berita Merauke

Artikel PNS Tidak Dibenarkan Terlibat dalam Tim Sukses ini diposting oleh Portal Berita Merauke pada hari Saturday, 12 January 2013. Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.
 
© Copyright RadarMerauke.com | Portal Berita Merauke @Since 2008 - 2013 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Owner Template | Published by Owner Template and Owner
WWW.RADARMERAUKE.COM - PORTAL BERITA MERAUKE
( www.radarmerauke.me | www.radarmerauke.asia | Email : radarmerauke@gmail.com | radarmerauke@yahoo.com )

Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Bintang Papua, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, suluhpapua, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.