Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya.
UPDATE!! Berita di Radar Merauke dapat dibaca langsung lewat Smartphone Android! Baca fiturnya DISINI atau Download aplikasinya disini : LINK Download Android RadarMeraukeCom.APK !!! Baca berita Via Opera Mini Atau Browser Handphone (Blackberry/Iphone/Symbian) : http://www.radarmerauke.com/?m=1 .

Monday, 14 January 2013

Pedagang Minta Pasar Merauke Diperhatikan


Pasar Rakyat di Papua
Merauke – Sejumlah pedagang di Kabupaten Merauke meminta pasar rakyat di wilayah Mopah Baru diperhatikan. Kondisi pasar yang sering terendam jika hujan, membuat pedagang tidak nyaman berjualan.
“Ya kalau bisa jalan masuk ditimbun, kalau hujan, becek dan berlumpur,” kata Maman, pedagang kemarin.
Menurut dia, pasar satu satunya di Kota Merauke itu menjadi pusat belanja dari warga kota. Dengan kondisi tak terurus, pembeli bisa saja tak mau berbelanja dalam pasar. “Mau masuk saja lumpur, pembeli akan lari dan belanja di swalayan, kalau sudah begitu, ya kita yang rugi,” kata dia.
Ia menambahkan, sejak dibangun sekitar lima tahun lalu, pasar Merauke tidak ditata rapi. Jalan masuk bergelombang, berlumpur dan penuh sampah. Sementara pada bagian dalam, ada pedagang yang duduk berjualan beralas karung di tanah serta mereka yang punya los atau kios. “Jalan di dalam juga sempit, pembeli berdesak desakan,” katanya.
Pasar Merauke berdiri di lahan seluas kurang lebih Lima hektar. Menampung lebih dari dua ribu pedagang. Pasar Mopah awalnya merupakan pasar dadakan setelah pemerintah memindahkan pedagang dari pasar Ampera Merauke. Pasar ini pernah terbakar beberapa tahun lalu yang menimbulkan kerugian hingga miliaran rupiah.
Untuk menampung pedagang, pemerintah Merauke juga membangun pasar modern di dalam kota dengan arsitektur mewah. Pasar dua tingkat itu menampung lebih dari dua ribu orang. “Kita hanya minta pasar sederhana di Mopah Baru di perhatikan. Kalau tidak, ada yang sangat untung dan ada yang rugi terus,” kata Imran, pedagang lainnya.
Baginya, program pemerintah membangun kampung sangat efektif dan bagus. Sayang, konsentrasi lebih banyak di kampung hingga melupakan persoalan dalam kota. “Misalnya menata pasar lebih bagus, kalau bisa bupati Merauke juga turun ke pasar lihat kita,” pungkasnya. (JO/Jayapura)
Share on :
Silahkan berikan komentar melalui Facebook. Jangan lupa login dulu melalui akun facebook anda. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan radarmerauke.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Ditulis Oleh : ~ Portal Berita Merauke

Artikel Pedagang Minta Pasar Merauke Diperhatikan ini diposting oleh Portal Berita Merauke pada hari Monday, 14 January 2013. Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.
 
© Copyright RadarMerauke.com | Portal Berita Merauke @Since 2008 - 2013 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Owner Template | Published by Owner Template and Owner
WWW.RADARMERAUKE.COM - PORTAL BERITA MERAUKE
( www.radarmerauke.me | www.radarmerauke.asia | Email : radarmerauke@gmail.com | radarmerauke@yahoo.com )

Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Bintang Papua, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, suluhpapua, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.