Merauke (29/10)—Sekretaris Daerah (Sekda) Merauke, Drs. Daniel Pauta menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Buti terkait kejadian yang terjadi beberapa waktu lalu. Saat itu, rupanya kurang adanya komunikasi yang baik, sehingga masyarakat merasa kecewa lantaran persiapan penyambutan rombongan secara adat, tidak dapat dilakukan.
Hal itu disampaikan Daniel dalam sambutannya yang disampaikan pada kegiatan Hari Pangan Sedunia beberapa hari lalu. “Sekali lagi bahwa ini adalah bukan unsur kesengajaan yang dilakukan. Tetapi karena kurang adanya komunikasi baik antara panitia bersama masyarakat setempat. Jika saat itu, ada penyampaian secara baik, tentunya kami akan turun di jalan dan diterima secara adat oleh masyarakat Buti,” ujarnya.
Diharapkan agar kejadian seperti begini, agar tidak terulang lagi di waktu mendatang. Pihak panitia yang menyelenggarakan suatu kegiatan, perlu mengkomunikasikan secara baik bersama masyarakat setempat jika ada penyambutan secara adat.
Sebagai akhir dari penyelesaian persoalan tersebut, disaksikan Sekda Merauke bersama tamu dan undangan lain, dilakukan penikaman terhadap satu ekor babi oleh beberapa warga setempat. “Ini adalah bentuk perdamaian dan tidak boleh ada yang marah atau merasa dendam lagi,” pinta Sekda.(Jubi/Ans)

Artikel 