MERAUKE—Kampung Rawa Biru, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, tidak hanya menjadi sumber air bagi masyarakat Merauke. Namun Rawa Biru rupanya berpotensi sebagai objek wisata yang bisa memberikan PAD serta mensejahterakan warga Kampung Rawa Biru.
“Pesona Rawa Biru yang begitu eksotik bisa dijadikan sebagai potensi wisata. Dan ini akan menguntungkan Pemerintah dan warga setempat,â€ungkap Koordinator Program WWF Wilayah Selatan Papua, Paschalina CH Rahawarin kepada Bintang Papua soal daya tarik Rawa Biru sebagai objek wisata Kabupaten Merauke.
Menurut Lingke, semua itu bisa terwujud asalkan didukung penuh oleh akses untuk masuk ke Rawa Biru. Pasalnya, aku dia, untuk mempromosikan suatu daerah yang berpotensi wisata, maka daerah tersebut harus disokong oleh infrastruktur yang memadai.
“Jalan itu sangat penting, dan kami berharap Pemkab Merauke bisa membuat jalan untuk nantinya sebagai tracking wisata Rawa Biru,â€tuturnya.
Lingke kembali menjelaskan, potensi wisata bagi Rawa Biru sangat luar biasa. Bahkan ia mengakui selama ini cukup banyak para pejabat pusat dan beberapa wisatawan asing yang bertandang ke kampong yang jarak tempuhnya memakan waktu sekitar 3 jam dari jantung Kota Merauke.
“Banyak kekayaan alam di Rawa Biru. Contohnya ikan, burung-burung yang termasuk satwa langka ada disini, yang notabene menjadi tontonan menarik. Jadi kalau akses jalannya bagus, saya rasa Rawa Biru bukan saja menjadi sumber air, tapi potensi wisata yang menguntungkan,â€tandasnya. (lea/roy/LO1)
“Pesona Rawa Biru yang begitu eksotik bisa dijadikan sebagai potensi wisata. Dan ini akan menguntungkan Pemerintah dan warga setempat,â€ungkap Koordinator Program WWF Wilayah Selatan Papua, Paschalina CH Rahawarin kepada Bintang Papua soal daya tarik Rawa Biru sebagai objek wisata Kabupaten Merauke.
Menurut Lingke, semua itu bisa terwujud asalkan didukung penuh oleh akses untuk masuk ke Rawa Biru. Pasalnya, aku dia, untuk mempromosikan suatu daerah yang berpotensi wisata, maka daerah tersebut harus disokong oleh infrastruktur yang memadai.
“Jalan itu sangat penting, dan kami berharap Pemkab Merauke bisa membuat jalan untuk nantinya sebagai tracking wisata Rawa Biru,â€tuturnya.
Lingke kembali menjelaskan, potensi wisata bagi Rawa Biru sangat luar biasa. Bahkan ia mengakui selama ini cukup banyak para pejabat pusat dan beberapa wisatawan asing yang bertandang ke kampong yang jarak tempuhnya memakan waktu sekitar 3 jam dari jantung Kota Merauke.
“Banyak kekayaan alam di Rawa Biru. Contohnya ikan, burung-burung yang termasuk satwa langka ada disini, yang notabene menjadi tontonan menarik. Jadi kalau akses jalannya bagus, saya rasa Rawa Biru bukan saja menjadi sumber air, tapi potensi wisata yang menguntungkan,â€tandasnya. (lea/roy/LO1)

Artikel 