MERAUKE–Parlemen Rakyat Daerah (PRD) Wilayah Merauke berharap persoalan pelik yang selama ini dihadapi rakyat Papua harus bisa diselesaikan dengan baik, yakni melalui jalur-jalur internasional, baik jalur politik maupun hukum di mahkamah internasional.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal Parlemen Rakyat Daerah (PRD) Wilayah Merauke, Petrus T Katep soal harapannya kepada Bintang Papua pada momen HUT ke-1 PRD yang digelar di sekretariat PRD Wilayah Merauke, Jalan Bupul, Kabupaten Merauke, Senin (1/10) pagi kemarin.
Dijelaskan Petrus dalam kegiatan yang dihadiri sekitar 30 orang Papua itu, di momen penting ini, PRD Merauke tidak menggantukan harapan yang tinggi, akan tetapi pihaknya hanya ingin Pemerintah Indonesia tidak menggantung nasib rakyat Papua.
Oleh karena itu, kata dia, penentuan nasib melalui proses hukum perlu dilakukan selekasnya.
Sebagai badan politik yang dibentuk rakyat Papua, PRD berkontribusi dalam menjaring aspirasi rakyat bangsa Papua di wilayah Merauke untuk memperjuangkan penentuan nasib sendiri.
“Dan kalau ditanya kontribusi kami, ya kami sedang berupaya mendorong agar proses hukum di mahkamah internasional ini segera dilaksanakan. Kami juga tidak lupa mendorong soal pelurusan sejarah dan tentunya proses hukum yang saya sebutkan tadi,” terangnya.
Petrus melihat respon dunia internasional terhadap Papua saat ini cukup bagus, dimana mereka (dunia internasional) menilai Papua memang dalam kondisi bermasalah. Karena itu, sambungnya, masalah yang ada ini tidak bisa diendapkan lama melainkan harus diselesaikan melalui proses politik dan hukum internasional.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal Parlemen Rakyat Daerah (PRD) Wilayah Merauke, Petrus T Katep soal harapannya kepada Bintang Papua pada momen HUT ke-1 PRD yang digelar di sekretariat PRD Wilayah Merauke, Jalan Bupul, Kabupaten Merauke, Senin (1/10) pagi kemarin.
Dijelaskan Petrus dalam kegiatan yang dihadiri sekitar 30 orang Papua itu, di momen penting ini, PRD Merauke tidak menggantukan harapan yang tinggi, akan tetapi pihaknya hanya ingin Pemerintah Indonesia tidak menggantung nasib rakyat Papua.
Oleh karena itu, kata dia, penentuan nasib melalui proses hukum perlu dilakukan selekasnya.
Sebagai badan politik yang dibentuk rakyat Papua, PRD berkontribusi dalam menjaring aspirasi rakyat bangsa Papua di wilayah Merauke untuk memperjuangkan penentuan nasib sendiri.
“Dan kalau ditanya kontribusi kami, ya kami sedang berupaya mendorong agar proses hukum di mahkamah internasional ini segera dilaksanakan. Kami juga tidak lupa mendorong soal pelurusan sejarah dan tentunya proses hukum yang saya sebutkan tadi,” terangnya.
Petrus melihat respon dunia internasional terhadap Papua saat ini cukup bagus, dimana mereka (dunia internasional) menilai Papua memang dalam kondisi bermasalah. Karena itu, sambungnya, masalah yang ada ini tidak bisa diendapkan lama melainkan harus diselesaikan melalui proses politik dan hukum internasional.

Artikel 