Merauke (28/9)-– Pengadaan pakaian seragam sekolah, sepatu dan kaos kaki yang telah dijanjikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke untuk diberikan kepada anak-anak sekolah baik tingkat SD hingga SMA, hingga sekarang tidak jelas. Hasil pemantauan di sekolah-sekolah, anak didik belum mengenakan bantuan tersebut.
Demikian disampaikan Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Merauke dalam pandangan umumnya yang disampaikan dalam sidang APBD Perubahan beberapa hari lalu. “Berdasarkan pemantauan kami di sekolah-sekolah, hingga sekarang fisiknya masih nol persen. Justru kalau bantuan seragam diberikan, tentunya akan memberikan manfaat sangat besar terhadap anak-anak terutama yang ada di kampung-kampung,” tulis FPG yang dibacakan ketuanya, Dominikus Ulukyanan.
Selain itu juga, lanjut FPG, khusus mutasi jabatan para kepala sekolah (Kepsek) agar dipertimbangkan kembali pemerintah. Kepsek adalah jabatan karier yang harus memenuhi kriteria kelayakan seperti kepangkatan, kecakapan administrasi, kecakapan managemen keuangan sekolah serta pembagian tugas guru dalam mengajar.
Ditambahkan, jika mutasi dilakukan di tengah tahun anggaran, tentunya akan mengganggu program kinerja guru satu sekolah dalam tahun berjalan serta proses belajar mengajar. Untuk itu, agar dipertimbangkan kembali oleh pemerintah setempat. (Jubi/Ans)

Artikel 