Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya.
UPDATE!! Berita di Radar Merauke dapat dibaca langsung lewat Smartphone Android! Baca fiturnya DISINI atau Download aplikasinya disini : LINK Download Android RadarMeraukeCom.APK !!! Baca berita Via Opera Mini Atau Browser Handphone (Blackberry/Iphone/Symbian) : http://www.radarmerauke.com/?m=1 .

Monday, 24 September 2012

Berkah Tukang Parkir di Lokalisasi Yobar


Demi menafkahi keluarga, Heri Akanmor (51), memilih bekerja sebagai tukang parkir di lokalisasi Yobar, Merauke. Selain sebagai tukang parkir, rupanya jasa Heri juga kerap dimanfaatkan  untuk mengintai setiap pengunjung yang datang. Berikut kisahnya dicurahkan kepada Bintang Papua.

Laporan : Lidya Salmah Ahnazsyiah - Merauke

Heri Akanmor, tukang parkir di lokalisasi Yobar, Merauke.

Heri Akanmor, tukang parkir di lokalisasi Yobar, Merauke.

Mengenakan kaos oblong putih bergaris besar, pria berperawakan tegap itu tengah duduk serius di pos masuk lokalisasi Yobar, Minggu (23/9) sekitar pukul 16.00 WIT. Pria asal Tanjung Kasuari, Kabupaten Asmat itu, bernama lengkap Heri Akanmor, biasa dipanggil Bapak Heri.

Kepada Bintang Papua, Heri mengatakan, ia sudah bekerja selama kurang lebih 9 tahun sebagai tukang parkir sekaligus sekuriti di lokalisasi Yobar. Berkarir sebagai tukang parkir merangkap sekuriti, sangat dinikmati ayah tiga orang ini. Alasannya, hanya pekerjaan seperti ini yang bisa ia lakukan, maklum, latar pendidikan sekolahnya tidak setinggi sekolah menengah atas (SMA).

‘Bagi bapak kerja begini pun sudah bersyukur dari pada tidak kerja sama sekali. Apalagi ini untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan bapak sebagai kepala keluarga punya tanggung jawab yang besar,’ ucapnya mengawali obrolan kemarin.

Sejak jam 8 pagi hingga jam 7 malam, begitulah kesibukan Heri sebagai tukang parkir. Lantas lepas dari jam 7 malam hingga jam 12 malam, Heri berpindah di pos keamanan sebagai sekuriti. Heri mengaku upah yang diperoleh dari tukang parkir dan sekuritiy lumayan cukup untuk membiayai kebutuhan keluarga, dimana setiap bulannya Heri mendapatkan upah dari pengelola lokalisasi sebesar Rp 900 ribu untuk honor tukang parkir dan Rp 500 ribu ia peroleh dari menjadi sekuriti. Tidak hanya itu, sang istri, Marta yang sudah mendapinginya mengarungi kehidupan sekitar 30 tahun pun turut membantunya bekerja sebagai tukang cuci pakaian dan sapu-sapu di kompleks lokalisasi tersebut.

‘Intinya bapak itu bersyukur dengan apa yang ada. Dapat gaji sedikit maupun banyak itu semua tergantung dari seberapa besar kita bersyukur. Kalau tidak bersyukur ujung-ujungnya merasa kekurangan terus, jadi dinikmati saja,’ katanya seraya tersenyum.

Bekerja sebagai tukang parkir di lokalisasi, bagi Heri punya pengalaman yang juga mendatangkan rejeki tersendiri, karena ia biasa dipakai ibu-ibu yang ingin mengintai suaminya yang sering berkunjung ke lokalisasi tersebut. Dan hasil pengintaian yang ia laporkan, mendapat imbalan, yakni diberi rokok atau uang pulsa.

‘Biasanya ada istrinya orang datang suruh bapak lihat-lihat suaminya yang suka ke sini. Mereka sebelumnya kasih lihat foto ke bapak, kalau sudah lihat dan tahu, bapak kasih tahu, oh betul dia ada datang tadi. Kalau sudah begitu langsung dapat kasih uang rokok sama pulsa,’ bebernya.

Jika sebuah pekerjaan pastinya tidak lepas dari suka dan duka, lain hal dengan yang dirasakan Heri, dimana ia lebih banyak merasakan suka. Alasannya, pekerjaan yang digelutinya ini sangat enteng dan tidak menguras tenaga seperti pekerjaan buruh kebanyakan. Dan sebelum menutupi perbincangan kemarin, Heri hanya berpesan bahwa jangan pernah menilai seseorang dari pekerjaan yang digelutinya.

‘Seperti bapak kerja di lokalisasi ini, ini kan bukan pekerjaan yang haram, sama dengan mbak-mbak yang kerja di dalam sebagai WTS. Karena kami bekerja ini demi mencari nafkah untuk keluarga kami,’tandasnya. **
Share on :
Silahkan berikan komentar melalui Facebook. Jangan lupa login dulu melalui akun facebook anda. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan radarmerauke.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Ditulis Oleh : ~ Portal Berita Merauke

Artikel Berkah Tukang Parkir di Lokalisasi Yobar ini diposting oleh Portal Berita Merauke pada hari Monday, 24 September 2012. Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.
 
© Copyright RadarMerauke.com | Portal Berita Merauke @Since 2008 - 2013 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Owner Template | Published by Owner Template and Owner
WWW.RADARMERAUKE.COM - PORTAL BERITA MERAUKE
( www.radarmerauke.me | www.radarmerauke.asia | Email : radarmerauke@gmail.com | radarmerauke@yahoo.com )

Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Bintang Papua, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, suluhpapua, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.