Jangan lupakan papeda kalau berkunjung di Papua. Makanan khas ini layak Anda coba. Tetapi meski makanan khas, agak susah menemukannya. Saya baru menemukan dua tempat. Di lantai empat Sagu Indah Plaza (SIP) dan di rumah makan Primarasa di komplek ruko Pasific dekat dengan APO.Kembali lagi soal papeda. Jangan terburu membayangkan bahwa papeda sejenis dengan penganan, atau kue kering. Papeda berbahan baku makanan pokok khas Papua, sagu. Nah, cara memasaknya pun relatif mudah. Tepung sagu kering dilumuri air dingin hingga rata, lalu disiram air panas. Jadilah papeda siap disajikan.
Biasanya klop jika pada saat disajikan dipadu dengan cah kangkung dicampur bunga pepaya dan sayur kowa (kuah, Red) ikan ekor kuning. Cara memasak sayur ini pun mudah. Sejenis sayur asam yang berkuah kuning karena bumbunya ditambah dengan kunyit juga cabe rawit. Untuk cita rasa asam digunakan belimbing wuluh. Sayur akan semakin sedap jika Anda menikmatinya saat panas. Asam bercampur pedas. Kata kawan saya, Esther, sayur ini sangat cocok untuk penderita malaria karena setelah makan langsung berkeringat.Kalau memang Anda masih berkeinginan untuk membawa buah tangan berupa penganan khas Papua, bolehlah memilih kue sagu, semacam kue kering yang terbuat dari sagu. Cuma itu yang sempat saya temukan. dianika wisnu wardhani
Sumber : Surya Online

Artikel 