Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya.
UPDATE!! Berita di Radar Merauke dapat dibaca langsung lewat Smartphone Android! Baca fiturnya DISINI atau Download aplikasinya disini : LINK Download Android RadarMeraukeCom.APK !!! Baca berita Via Opera Mini Atau Browser Handphone (Blackberry/Iphone/Symbian) : http://www.radarmerauke.com/?m=1 .

Sunday, 8 February 2009

56 Pelintas Batas Jajaki Tinggal di Merauke

Sebanyak 56 warga negara Indonesia atau 9 Kepala Keluarga yang selama ini tinggal di PNG dengan status Pelintas Batas, kini berada di Kampung Nasem, Distrik Merauke, sejak 26 Desember 2008 sampai sekarang ini. Berdasarkan informasi yang diterima Cenderawasih Pos, 56 Pelintas Batas tersebut datang dari Olmawata, Province Daruh, PNG dengan menggunakan 6 unit speed boad. Di Kampung Nasem tersebut, para pelintas batas itu tinggal dengan keluarga mereka eks pelintas batas yang dikembalikan oleh Pemerintah Kabupaten Merauke beberapa waktu lalu.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perbatasan Kabupaten Merauke R. Gatot Marsigit, S.Sos, MM, ketika ditemui membenarkan kedatangan 56 warga Pelintas Batas di Kampung Nasem tersebut. ''Mereka 9 keluarga. Kedatangan mereka ke Merauke itu untuk melakukan Natal bersama keluarga mereka yang ada di Merauke,'' kata Gatot. Disebutkan, 56 orang yang datang tersebut merupakan anak dan cucu dari orang tua mereka yang pergi dan tinggal di PNG sekitar 40 tahun lalu. ''Orang tua mereka sudah meninggal di sana, jadi yang datang ini anak-anak dan cucu mereka,'' jelasnya.

Selama berada di Merauke itu, lanjut, mantan Kepala Satpol PP ini, mereka dalam pengawasan pihaknya, pihak distrik dan instansi terkait. ''Khususnya dari Satuan Pengamanan Perbatasan Yonif 752/PYS,'' tandasnya.

Menurut dia, kedatangan 56 pelintas batas tersebut selain untuk Natal bersama keluarganya di Merauke juga sekaligus untuk melihat kampung halaman mereka dengan informasi yang mereka terima di PNG jika di Papua khususnya Merauke semakin kondusif dan lebih berkembang. ''Mereka mengaku bahwa di negeri orang mereka mengaku tidak punya status jelas, ekonomi sangat susah dan kriminilitas cukup tinggi di daerah yang mereka tempati,'' terangnya.

Ditanya apakah ada keinginan untuk menetap di Merauke dan tidak balik ke PNG, menurut Gatot, keinginan dan niat tersebut ada dari mereka untuk kembali menetap di Merauke. ''Tapi, saat ini mereka masih menjajaki kemungkinan untuk menetap dan tidak balik ke sana,'' tandasnya.

Soal biaya hidup selama tinggal di Merauke itu, menurut Gatot, selain dari keluarga mereka juga masyarakat yang ada di sekitar kampung tersebut. Gatot juga berharap agar masyarakat tetap membantu mereka dalam melakukan interaksi di sekitar kampung tersebut, sebab para pelintas batas itu tidak mengerti Bahasa Indonesia. (ulo)

Sumber : Cenderawasih Pos

Share on :
Silahkan berikan komentar melalui Facebook. Jangan lupa login dulu melalui akun facebook anda. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan radarmerauke.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Ditulis Oleh : ~ Portal Berita Merauke

Artikel 56 Pelintas Batas Jajaki Tinggal di Merauke ini diposting oleh Portal Berita Merauke pada hari Sunday, 8 February 2009. Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.
 
© Copyright RadarMerauke.com | Portal Berita Merauke @Since 2008 - 2013 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Owner Template | Published by Owner Template and Owner
WWW.RADARMERAUKE.COM - PORTAL BERITA MERAUKE
( www.radarmerauke.me | www.radarmerauke.asia | Email : radarmerauke@gmail.com | radarmerauke@yahoo.com )

Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Bintang Papua, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, suluhpapua, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.