Demikian disampaikan Kepala Kantor Pos dan Giro Kabupaten Merauke, Marthen Van Hemert saat ditemui Jubi di ruang kerjanya (9/2). Menurutnya, data jumlah warga yang belum mendapatkan dana BLT tersebar di empat kabupaten yakni Merauke, Boven Digoel, Asmat dan Kabupaten Mappi. Dari jumlah itu, paling banyak berada di Kabupaten Merauke yakni sebanyak 399 orang. Sedangkan sisanya adalah kabupaten pemekaran yang berada di wilayah Selatan Papua.
Dari total keseluruhan itu, lanjut Marthen, uang yang terpaksa dikembalikan ke kas negara adalah senilai Rp 176 juta. “Ya, petugas saya sudah berusaha semaksimal mungkin mencari mereka sekaligus pembayaran, namun karena tidak berada di tempat sehingga terpaksa uang dikembalikan,” tandas Marthen.
Ditanya ada kemungkinan dana tersebut akan diterima kembali oleh masyarakat yang berhak mendapatkan BLT, Marthen mengungkapkan, pihaknya belum bisa memberikan informasi. Karena masih dalam pembicaraan di tingkat pusat. Jika sudah ada kepastian, petugas Kantor Pos dan Giro akan siap melayani transaksi pembayaran sebagaimana biasa. (drie/Merauke)
Sumber : Tabloid Jubi

Artikel 