Guna memenuhi permintaan masyarakat terhadap Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia untuk membuka rute baru Timika – Makassar- Surabaya - Jakarta terhambat bahan bakar (feul). Akibatnya untuk sementara permintaan masyarakat itu belum dapat dipenuhi. Garuda Indonesia Branch Office Timika, Syamsul Adnan kepada Papua Pos, Sabtu (9/1) diruang kerjanya mengatakan, pihak Garuda siap untuk membuka rute baru Timika - Makassar – Surabaya sebagaimana permintaan dari pelanggan, namun sementara masih belum bias diakomodir karena terhambat masalah persediaan bahan bakar. Pasalnya selama ini bahan bakar untuk maskapai penerbangan yang beroperasi di Kabupaten Mimika di suply dari PT AVCO salah satu perusahaan privatisasi PT Freeport Indonesia.
“ Sebenranya kami sudah siap untuk fasilitas lainnya, tinggal bahan bakar (feul) yang hingga saat ini sulit untuk didapat,” katanya.Pihak manajemen Garuda Indonesia, kata Adnan sangat mendukung untuk pembukaan rute baru tersebut. Bahkan tak tanggung-tanggung dari pusat telah menyiapkan jenis pesawat Boeing 737-800 jika nantinya Bandara Timika dan Bandara lain di Papua bisa didarati. Sebab untuk rute penerbangan ini tidak mencukupi jika pesawat jenis 737-400.
Lebih jauh dikatakan, pada tahun 2005 Maskapai Garuda pernah membuka rute Timika-Makasar-Jakarta (PP) tetapi hanya beroperasi selama setahun karena menurut manajemen mengalami kerugian. Namun saat ini manajemen ingin membuka kembali mengingat kemajuan dan arus penumpang yang mengalami peningkatan pesat, apalagi ke wilayah barat dengan tujuan Semarang, Jawa Tengah.“ Saat ini pelanggan tujuan Semarang memilih untuk naik rute Timika – Makasar - Jakarta karena saat ini pasar berubah terbukti dengan semakin banyaknya permintaan untuk membuka rute tersebut,”jelas Adnan.
Rencana pembukaan rute baru Garuda ini disambut baik warga, seperti diungkapkan H.Marwan kepada Papua Pos, selama ini penerbangan dari Timika ke Makassar hanya Merpati, sehingga penumpang tujuan makasar hanya bisa naik Merpati, sementara banyak orang lebih senang naik Garuda.Jika hanya satu penerbangan tentunya dampak terhadap harga tiket yang cukup mahal selalu terjadi spekulasi, tetapi jika ada pilihan penerbangan lain (Garuda) tentunya akan sangat baik, karena ada pilihan lain dari penumpang. Untuk itu dia berharap agar pihak Garuda secapatnya bisa merealisasikan adanya rute Timika –Makassar ini. (husyen)
http://papuapos.com/index.php?option=com_content&task=view&id=2168&Itemid=1