Merauke (28/12)—Direktur PT Bhakti Megatama Merauke, Aly Syahbana mengungkapkan, Managemen Persatuan Sepak Bola Merauke (Persimer), telah menyelesaikan hutang tiket pesawat senilai Rp 118.381.000 yang digunakan saat berlangsung pertandingan sepak bola U-18 memperebutkan Piala Presiden Cup yang berlangsung di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) sebulan lalu.
Saat ditemui tabloidjubi.com, Jumat (28/12), Ali membenarkan jika pihak managemen Persimer, telah mendapatkan bantuan dana dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke untuk penyelesaian hutang tiket tersebut. Saat penyerahan uang, dilakukan di depan penyidik SPK Polres Merauke. Karena pernyataan dibuat dan ditandatangani secara bersama-sama.
Sehingga lanjut Ali, laporan pengaduan ke Polres beberapa waktu lalu, dicabut dan proses hukumnya pun tidak dilanjutkan lagi. “Ya, sudah ada inisiatif baik dari pihak managemen untuk melakukan penyelesaian hutang tersebut. Saya mengambil sikap melaporkan Persimer, lantaran tidak ada niat baik dari mereka menyelesaikan hutang tiket. Kini semuanya tuntas lantaran penyelesaian sudah dilakukan,” katanya.
Diakui jika tidak ada keuntungan yang didapatkan dari nilai uang tersebut. Hanya saja, sikapnya untuk terus menagih lantaran telah dilakukan penyelesaian terlebih dahulu kepada pesawat yang digunakan. “Silakan tanya kepada pihak armada pesawat, apakah ada keuntungan yang saya dapatkan atau tidak. Terus terang, tidak ada sepersen pun keuntungan yang ditarik,” tegasnya. (Jubi/Ans)


Artikel 