MERAUEKE - Bertepatan dengan momen Natal, mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Kristen (STAK) Merauke mengambil kesempatan untuk saling berbagi dengan sesama, dimana mereka membagikan bingkisan Natal kepada 130 kepala keluarga (kk) yang bermukim di kompleks Transit.
Penyerahan kado Natal yang membidik warga kurang mampu itu, berlangsung secara dinamis dan penuh kebersamaan di masing-masing rumah KK, Senin (24/12).
Ketua Panitia Kado Natal STAK Merauke, David Entamoin, mengatakan, aksi bagi kado Natal merupakan implementasi Tri Dharma perguruan tinggi yakni, pengabdian kepada masyarakat.
Dalam bingkisan tersebut terdapat kebutuhan Sembilan bahan pokok masyarakat seperti, beras, gula, mie instan, garam dan sebagainya.
“Kami bagikan khusus kepada warga yang kurang mampu. Kami turun ke lokasi dan melihat langsung kondisi di lapangan agar tepat sasaran. Saudara-saudara yang berada di sekitar kampus kami, terutama warga transito sekitar pintu air dan belakang kampus layak menerima uluran kasih,” kata David.
Menurutnya, aksi ini bisa terlaksana dimana Panitia menggelar aksi pita di 10 gereja dalam rangka mengumpulkan dana untuk membeli sembako yang akan dibagikan kepada warga tersebut.
“Kalau dana yang diberikan pihak kampus STAK sebesar Rp 500.000, sedangkan dana yang terkumpul dari aksi pita sebesar Rp 4 juta.Rencananya kami bagikan 100 kk, tetapi bingkisannya mencapai 130, maka kami bagi sesuai dengan bingkisan yang ada,” bebernya.
Sementara itu, Stefanus Agawemu, salah seorang warga Transito mengaku bangga dan berterima kasih kepada mahasiswa yang memiliki kepedulian terhadap warga di lingkungan tempat mereka menempuh pendidikan. Ia berharap, pemerintah, perguruan tinggi dan semua pihak dapat memberikan perhatian sosial kepada masyarakat, terutama bagi warga yang tidak mampu.
“Saya atas nama warga lainnya sampaikan terima kasih kepada mahasiswa STAK. Kami sangat bangga, mereka punya kepedulian terhadap kami. Saya harapkan juga pemerinntah punya perhatian kepada kami dan kedepannya dapat memberikan nilai yang lebih baik lagi, tidak hanya sumbangan, tetapi juga perhatian pendidikan dan kesehatan khususnya,” imbuhnya. (lea/achi/LO1)

Artikel 