
Merauke – Warga sebelas kampung di Distrik Kimaam, Kabupaten Merauke mempertanyakan jatah beras miskin (Raskin) milik mereka. Dari total 51 ton yang didroping tiga bulan sekali, enam kampung belum sekalipun menerima.
Salah seorang staf di Distrik Kimaam, Lambert Kamtey yang ditemui media ini beberapa waktu lalu menuturkan, jatah raskin 51 ton tersebut, tidak semuanya dikirim ke perkampungan.
Dalam tiga bulan sekali, kata dia, hanya 15 ton yang tiba di Ibukota Distrik Kimaam. Sedangkan sisanya tak diketahui. Akibatnya, hanya kampung-kampung terdekat yang menerima. Sedangkan kampung terjauh, otomatis gigit jari. Jumlah kampung di Distrik Kimaam, sebelas.
Ia mengatakan, yang melakukan pendropingan raskin ke Pulau Kimaam, selama ini, dipercayakan kepada salah seorang pengusaha. “Kami di tingkat distrik hanya mendata saja. Sehingga tidak mengetahui pasti berapa ton yang dikirim dari kota,” katanya.
Semestinya, lanjut Lambert, raskin yang merupakan hak masyarakat, didroping utuh sesuai dengan kuota. Sehingga ketika dibagikan, tidak terjadi kekurangan. “Kalau seperti begini, kami tidak bertanggungjawab,” tegasnya. (FR/Merauke)
Salah seorang staf di Distrik Kimaam, Lambert Kamtey yang ditemui media ini beberapa waktu lalu menuturkan, jatah raskin 51 ton tersebut, tidak semuanya dikirim ke perkampungan.
Dalam tiga bulan sekali, kata dia, hanya 15 ton yang tiba di Ibukota Distrik Kimaam. Sedangkan sisanya tak diketahui. Akibatnya, hanya kampung-kampung terdekat yang menerima. Sedangkan kampung terjauh, otomatis gigit jari. Jumlah kampung di Distrik Kimaam, sebelas.
Ia mengatakan, yang melakukan pendropingan raskin ke Pulau Kimaam, selama ini, dipercayakan kepada salah seorang pengusaha. “Kami di tingkat distrik hanya mendata saja. Sehingga tidak mengetahui pasti berapa ton yang dikirim dari kota,” katanya.
Semestinya, lanjut Lambert, raskin yang merupakan hak masyarakat, didroping utuh sesuai dengan kuota. Sehingga ketika dibagikan, tidak terjadi kekurangan. “Kalau seperti begini, kami tidak bertanggungjawab,” tegasnya. (FR/Merauke)

Artikel 