Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya.
UPDATE!! Berita di Radar Merauke dapat dibaca langsung lewat Smartphone Android! Baca fiturnya DISINI atau Download aplikasinya disini : LINK Download Android RadarMeraukeCom.APK !!! Baca berita Via Opera Mini Atau Browser Handphone (Blackberry/Iphone/Symbian) : http://www.radarmerauke.com/?m=1 .

Tuesday, 9 October 2012

Wa Ode: Banyak Alokasi DPID Hilang di DPR

DPID tahun 2011, Merauke menjadi nol sedangkan rumusan dari pemerintah pusat seharusnya Rp40 miliar

JAKARTA--MICOM: Terdakwa kasus suap alokasi Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) Wa Ode Nurhayati mengatakan hilangnya rumusan anggaran untuk daerah tertinggal karena banyaknya mafia anggaran yang berkeliaran di lembaga legislatif. Hal tersebut menjadikan daerah tertinggal tidak pernah mendapatkan alokasi dana dari pusat.

Hal itu disampaikan Wa Ode saat membacakan nota pembelaan (pledoi) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Selasa (9/10). Wa Ode yang berasal dari daerah tertinggal di Timur Indonesia merasakan benar bagaimana ketertinggalan yang mereka alami dan seakan menjadi anak tiri di negeri ini ketika DPID tahun 2011 dirumuskan.

"DPID tahun 2011, Merauke menjadi nol sedangkan rumusan dari pemerintah pusat seharusnya Rp40 miliar. Daerah Wakatobi juga hanya memperoleh Rp20 miliar dari seharusnya Rp40 miliar dan beberapa daerah tertinggal lainnya dikurangi dananya dan bahkan hilang dari rumusan yang diajukan pemerintah," ujar Wa Ode.

"Oleh sebab itu, jangan aparat keamanan TNI-Polri saja yang menjadikan NKRI sebagai harga mati, sementara lembaga legislatif dan eksekutif menganggap rakayt boleh mati kelaparan, miskin dan tertinggal karena perspektif anggaran yang tidak adil dan makmur," ujarnya.

Lebih lanjut, Wa Ode menjelaskan apa yang dialaminya adalah bukti kekuatan tertentu dalam mengangkangi permainan para calo dan mafia anggaran, serta kekuatan mereka dalam mengendalikan hukum.

"Alhamdulilah, apa yang menimpa saya hingga duduk sebagai terdakwa, masih ada dukungan simpati dan kepercayaan segenap rakyat yang terselip keyakinan publik bahwa saya hanya dikorbankan agar tidak berlebihan disebut sebagai pihak yang dikriminalisasikan," sambungnya. (Rio/OL-3)
Share on :
Silahkan berikan komentar melalui Facebook. Jangan lupa login dulu melalui akun facebook anda. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan radarmerauke.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Ditulis Oleh : ~ Portal Berita Merauke

Artikel Wa Ode: Banyak Alokasi DPID Hilang di DPR ini diposting oleh Portal Berita Merauke pada hari Tuesday, 9 October 2012. Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.
 
© Copyright RadarMerauke.com | Portal Berita Merauke @Since 2008 - 2013 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Owner Template | Published by Owner Template and Owner
WWW.RADARMERAUKE.COM - PORTAL BERITA MERAUKE
( www.radarmerauke.me | www.radarmerauke.asia | Email : radarmerauke@gmail.com | radarmerauke@yahoo.com )

Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Bintang Papua, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, suluhpapua, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.