MERAUKE-Upayah Pemerintah Kabupaten Merauke dalam membantu masyarakat mendapatkan Ijazah Kesetaraan, Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Merauke melalui Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) akanmenggelar Ujian Tahap II Tahun Anggaran 2011, yang akan diikuti sebanyak 1280 peserta. Ujian tersebut rencananya akan digelar dalam pertengahan bulan ini.
“Tadinya sesuai rencananya tanggal 15 Oktober, tetapi karena perubahan jadwal dari Pusat sehingga diundurkan sampai dengan pertengahan bulan ini,” ungkap Kepala Bidang PLS Daniel Taraneno kepada Bintang Papua, kemarin.
Dengan program ujian kesetaraan ini, warga masyarakat Kabupaten Merauke sepertinya harus berbangga dengan upaya Pemerintah untuk mensejahterahkan masyarakat, Khusunya di dunia pendidikan, yakni mendapatkaan Ijasah bagi yang putus sekolah.
Menurut Daniel, ujian yang merupakan tahap dua ini, dimana para peserta sebelum mengikuti ujian akan di berikan pembekalan. untuk menghadapi ujian nanti.
“Pembekalan itu untuk peserta lebih siap dalam ujian kelak,” paparnya.
Disinggung mengenai jaminan kerahasiaan soal ujian, Daniel menjamin tidak ada kebocoran. pasalnya menurtnya ketika soal ujian keluar, Jajaran Dinas Pendidikan bersama Aparat Kepolisian melakukan pengawalan dan penjagaan ketat. selayaknya Ujian Nasional.(lea/achi/LO1)
“Tadinya sesuai rencananya tanggal 15 Oktober, tetapi karena perubahan jadwal dari Pusat sehingga diundurkan sampai dengan pertengahan bulan ini,” ungkap Kepala Bidang PLS Daniel Taraneno kepada Bintang Papua, kemarin.
Dengan program ujian kesetaraan ini, warga masyarakat Kabupaten Merauke sepertinya harus berbangga dengan upaya Pemerintah untuk mensejahterahkan masyarakat, Khusunya di dunia pendidikan, yakni mendapatkaan Ijasah bagi yang putus sekolah.
Menurut Daniel, ujian yang merupakan tahap dua ini, dimana para peserta sebelum mengikuti ujian akan di berikan pembekalan. untuk menghadapi ujian nanti.
“Pembekalan itu untuk peserta lebih siap dalam ujian kelak,” paparnya.
Disinggung mengenai jaminan kerahasiaan soal ujian, Daniel menjamin tidak ada kebocoran. pasalnya menurtnya ketika soal ujian keluar, Jajaran Dinas Pendidikan bersama Aparat Kepolisian melakukan pengawalan dan penjagaan ketat. selayaknya Ujian Nasional.(lea/achi/LO1)

Artikel 