
Salah satu Pusara tokoh pemuda asal Papua yang hadir dalam pembacaan ikrar sumpah pemuda 84Tahun lalu tepatnya tanggal 28 Oktober 1928 di Batavia-Jakarta yang dimakamkan di pulau Ambai Serui.
SERUI - Selama ini banyak masyarakat yang mengatakan tidak terlibat langsung pada ikrar Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 lalu, setelah dilakukan penelusuran ternyata Aitai Karubaba adalah tokoh pemuda asal Papua yang memilikit peranan penting dalam keterlibatan mewakili orang Papua secara umum, saat pencetusan ikrar Sumpah Pemuda 84 Tahun silam.
Setelah mendapatkan informasi dan perintah dari pimpinan TNI, Dandim 1709 Yapen Waropen Lotkol. Inf. Dedy Iswanto melakukan penelusuran melalui keluarga dan kerabat untuk mencari kebenaran cerita serta mengunjungi makam Aite Karubaba yang berada di kampung Rondepi pulau Urfarari Distrik Kepulauan Ambai.“Terkait pernyataan seputar tidak adanya keterwakilan pemuda asal Papua dalam Ikrar Sumpah Pemuda, ternyata salah, sebab ternyata ada tokoh pemuda Papua yang terlibat langsung dalam ikrar sumpah pemuda di Batavia (Jakarta ) 28 Oktober 1928 silam,” ujar Dandim kepada Bintang Papua Senin (8/10) kemarin siang ketika mengunjungi pusara Aitai Karubaba.
Dikatakan Dandim, terungkapnya perwakilan salah satu Tokoh Pemuda asal Papua dapat menghapus keraguan dari masyarakat Papua pada umumnya, karena pada kenyataannya almarhum merupakan perwakilan pemuda Papua pada ikrar Sumpah Pemuda.
Sebagai hujud pengakuan dan juga penghargaan atas jasanya, Dandim mengatakan makam Aitai Karubaba akan dipugar, dirawat dan dibangun tugu untuk mengabadikan nama Aitai Karubaba sebagai pelaku sejarah Sumpah Pemuda.
Sementara itu anak dan saudara Yan Karubaba dan Pdt.Levinus Karubaba, mengatakan hal ini telah menjadi pergumulan panjang bagi keluarga, kapan Pemerintah akan mengakui Aitai Karubaba sebagai pelaku sejarah Sumpah Pemuda yang merupakan utusan pemuda dari Papua.
“Merupakan suatu sukacita dirasakan oleh anak dan keluarga dari Almarhum Aitai Karubaba karena pergumulan panjang keluarga telah terjawab dengan kehadiran Dandim 1709 Yawa diatas pusara Almarhum dan kemudian akan dibuat tugu sebagai tanda penghargaan dari Negara atas segala jasa perjuangan yang dilakukan oleh Aitai Karubaba, keluarga juga sangat mengharapkan dari Pemerintah agar kedepan bisa mengakui pejuang-pejuang asal Papua yang telah mempertaruhkan segalanya untuk Negara ini dan pengakuan akan pengorbanan Almarhum. Aitai Karubaba merupakan suatu hal yang sangat membahagiakan,” ujarnya. (seo/achi/LO1)
Setelah mendapatkan informasi dan perintah dari pimpinan TNI, Dandim 1709 Yapen Waropen Lotkol. Inf. Dedy Iswanto melakukan penelusuran melalui keluarga dan kerabat untuk mencari kebenaran cerita serta mengunjungi makam Aite Karubaba yang berada di kampung Rondepi pulau Urfarari Distrik Kepulauan Ambai.“Terkait pernyataan seputar tidak adanya keterwakilan pemuda asal Papua dalam Ikrar Sumpah Pemuda, ternyata salah, sebab ternyata ada tokoh pemuda Papua yang terlibat langsung dalam ikrar sumpah pemuda di Batavia (Jakarta ) 28 Oktober 1928 silam,” ujar Dandim kepada Bintang Papua Senin (8/10) kemarin siang ketika mengunjungi pusara Aitai Karubaba.
Dikatakan Dandim, terungkapnya perwakilan salah satu Tokoh Pemuda asal Papua dapat menghapus keraguan dari masyarakat Papua pada umumnya, karena pada kenyataannya almarhum merupakan perwakilan pemuda Papua pada ikrar Sumpah Pemuda.
Sebagai hujud pengakuan dan juga penghargaan atas jasanya, Dandim mengatakan makam Aitai Karubaba akan dipugar, dirawat dan dibangun tugu untuk mengabadikan nama Aitai Karubaba sebagai pelaku sejarah Sumpah Pemuda.
Sementara itu anak dan saudara Yan Karubaba dan Pdt.Levinus Karubaba, mengatakan hal ini telah menjadi pergumulan panjang bagi keluarga, kapan Pemerintah akan mengakui Aitai Karubaba sebagai pelaku sejarah Sumpah Pemuda yang merupakan utusan pemuda dari Papua.
“Merupakan suatu sukacita dirasakan oleh anak dan keluarga dari Almarhum Aitai Karubaba karena pergumulan panjang keluarga telah terjawab dengan kehadiran Dandim 1709 Yawa diatas pusara Almarhum dan kemudian akan dibuat tugu sebagai tanda penghargaan dari Negara atas segala jasa perjuangan yang dilakukan oleh Aitai Karubaba, keluarga juga sangat mengharapkan dari Pemerintah agar kedepan bisa mengakui pejuang-pejuang asal Papua yang telah mempertaruhkan segalanya untuk Negara ini dan pengakuan akan pengorbanan Almarhum. Aitai Karubaba merupakan suatu hal yang sangat membahagiakan,” ujarnya. (seo/achi/LO1)

Artikel 