MERAUKE – Lantaran dihadapkan dengan kondisi anggaran yang sangat terbatas, membuat Pemerintah Kabupaten Merauke melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke hingga saat ini belum bisa merealisasikan kehadiran Puskesmas pembantu (Pustu) dan Puskesmas yang baru di sejumlah distrik/kampung yang belum ada bangunan tersebut.
Tidak hanya itu, keterbatasan anggaran juga rupanya menyebabkan Dinas Kesehatan belum bisa merehab bangunan Pustu dan Puskesmas yang sudah rusak akibat dimakan usia.
“Jujur sebenarnya kami sangat atensi dengan kondisi seperti itu, tapi kalau melihat anggaran yang terbatas, ya kita mau bagaimana lagi. Ini semuanya kan persoalan uang saja. Kalau ada (uang) ya kita bisa rehab bangunan yang rusak tapi kalau terbatas ya kita pakai sistem prioritas dulu,” tutur Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr Stevanus Osok kepada Bintang Papua, Sabtu (6/10) lalu di Merauke.
Untuk tahun anggaran 2012 ini, pembangunan dan rehab bangunan Puskesmas/Pustu di Kabupaten Merauke dimulai dari daerah yang paling terjauh, yakni Kampung Etau, Distrik Kimaam dan Kampung Kondo, Distrik Naukenjerai. Lantas, harapannya, jika tahun 2013 mendatang anggaran yang diplotkan mencukupi maka Dinas nya akan membidik distrik dan kampung lainnya.
“Yang pasti ini menjadi perhatian serius kami. Tetapi saat ini kita prioritaskan daerah yang jauh dulu. Seperti saya bilang semua bergantung pada anggaran. Ya, mudah-mudahan tahun depan ada kelonggaran biar kita bisa fokus ke wilayah perkotaan juga. Saat ini kita ke daerah jauh dulu karena selama ini daerah jauh seperti dilupakan,” pungkasnya.(lea/achi/LO1)
Tidak hanya itu, keterbatasan anggaran juga rupanya menyebabkan Dinas Kesehatan belum bisa merehab bangunan Pustu dan Puskesmas yang sudah rusak akibat dimakan usia.
“Jujur sebenarnya kami sangat atensi dengan kondisi seperti itu, tapi kalau melihat anggaran yang terbatas, ya kita mau bagaimana lagi. Ini semuanya kan persoalan uang saja. Kalau ada (uang) ya kita bisa rehab bangunan yang rusak tapi kalau terbatas ya kita pakai sistem prioritas dulu,” tutur Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr Stevanus Osok kepada Bintang Papua, Sabtu (6/10) lalu di Merauke.
Untuk tahun anggaran 2012 ini, pembangunan dan rehab bangunan Puskesmas/Pustu di Kabupaten Merauke dimulai dari daerah yang paling terjauh, yakni Kampung Etau, Distrik Kimaam dan Kampung Kondo, Distrik Naukenjerai. Lantas, harapannya, jika tahun 2013 mendatang anggaran yang diplotkan mencukupi maka Dinas nya akan membidik distrik dan kampung lainnya.
“Yang pasti ini menjadi perhatian serius kami. Tetapi saat ini kita prioritaskan daerah yang jauh dulu. Seperti saya bilang semua bergantung pada anggaran. Ya, mudah-mudahan tahun depan ada kelonggaran biar kita bisa fokus ke wilayah perkotaan juga. Saat ini kita ke daerah jauh dulu karena selama ini daerah jauh seperti dilupakan,” pungkasnya.(lea/achi/LO1)

Artikel 