Merauke, InfoPublik – Kepolisian Satpolair Polres Merauke berhasil menyelamatkan seorang bocah berusia 10 tahun yang terjatuh dari KM Kalimutu, di sekitar Muara Kali Maro, Merauke, Selasa (9/10), setelah si anak sempat terombang-ambing ombak.
Bocah yang belum diketahui namanya tersebut, jatuh dari kapal saat kapal bertolak dari dermaga Pelabuhan Merauke dengan tujuan Agats-Kabupaten Asmat, dan saat kejadian kapal masih berada di sekitar Muara Kali Maro.
Apalagi saat kejadian, ombak cukup besar. Untung saja, bocah yang tinggal dan akan kembali ke Asmat tersebut bisa berenang dan cepat diselamatkan oleh pihak Kepolisian Satpolair Polres Merauke setelah mendapatkan laporan. .
Wakapolres Merauke Kompol Hari Yudha Siregar, SIK didampingi Kasat Polair AKP Marthin Koagouw, SH, ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa yang menegangkan tersebut.
“Kita sendiri juga belum tahu nama bocah itu, karena setelah berhasil diselamatkan kembali ke kapal, langsung berlayar dengan kapal itu untuk tujuan Agats. Kita juga lupa tanya nama,” katanya.
Pihak kepolisian sudah menyampaikan kalau memang kondisi anak tidak memungkinkan untuk berlayar, sebaiknya dibawa ke RSUD Merauke. Tapi katanya bisa dilakukan perawatan di atas kapal, sehingga bocah ini meneruskan perjalanannya ke Agats.
Menurutnya, saat jatuh dari kapal itu, ombak cukup besar dan kapal posisi kapal saat korban jatuh hampir berada di sekitar laut lepas sehingga pihaknya sempat kewalahan.
Untung saja, si bocah tersebut bisa berenang dan pihak kapal menurunkan beberapa pelampung ke arah korban. “’Kapal sempat berputar 3 kali di sekitar tempat kejadian,” terangnya. Akibat dari itu, perjalanan kapal tersebut sempat tertunda sekitar 1 jam untuk menyelamatkan bocah tersebut. (02/media center/toeb)
Bocah yang belum diketahui namanya tersebut, jatuh dari kapal saat kapal bertolak dari dermaga Pelabuhan Merauke dengan tujuan Agats-Kabupaten Asmat, dan saat kejadian kapal masih berada di sekitar Muara Kali Maro.
Apalagi saat kejadian, ombak cukup besar. Untung saja, bocah yang tinggal dan akan kembali ke Asmat tersebut bisa berenang dan cepat diselamatkan oleh pihak Kepolisian Satpolair Polres Merauke setelah mendapatkan laporan. .
Wakapolres Merauke Kompol Hari Yudha Siregar, SIK didampingi Kasat Polair AKP Marthin Koagouw, SH, ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa yang menegangkan tersebut.
“Kita sendiri juga belum tahu nama bocah itu, karena setelah berhasil diselamatkan kembali ke kapal, langsung berlayar dengan kapal itu untuk tujuan Agats. Kita juga lupa tanya nama,” katanya.
Pihak kepolisian sudah menyampaikan kalau memang kondisi anak tidak memungkinkan untuk berlayar, sebaiknya dibawa ke RSUD Merauke. Tapi katanya bisa dilakukan perawatan di atas kapal, sehingga bocah ini meneruskan perjalanannya ke Agats.
Menurutnya, saat jatuh dari kapal itu, ombak cukup besar dan kapal posisi kapal saat korban jatuh hampir berada di sekitar laut lepas sehingga pihaknya sempat kewalahan.
Untung saja, si bocah tersebut bisa berenang dan pihak kapal menurunkan beberapa pelampung ke arah korban. “’Kapal sempat berputar 3 kali di sekitar tempat kejadian,” terangnya. Akibat dari itu, perjalanan kapal tersebut sempat tertunda sekitar 1 jam untuk menyelamatkan bocah tersebut. (02/media center/toeb)

Artikel 