Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya.
UPDATE!! Berita di Radar Merauke dapat dibaca langsung lewat Smartphone Android! Baca fiturnya DISINI atau Download aplikasinya disini : LINK Download Android RadarMeraukeCom.APK !!! Baca berita Via Opera Mini Atau Browser Handphone (Blackberry/Iphone/Symbian) : http://www.radarmerauke.com/?m=1 .

Friday, 19 October 2012

PRD Wilayah Merauke Tidak Kirim Utusan ke Jayapura


Ketua PRD Wilayah Merauke Pangrasia Yeem.
Ketua PRD Wilayah Merauke Pangrasia Yeem.
MERAUKE – Parlemen Rakyat Daerah (PRD) Wilayah Merauke tidak mengirim satu orang utusan pun, bertolak ke Jayapura untuk menghadiri perhelatan 1 tahun Konferensi Rakyat Papua (KRP) III, yang rencananya akan digelar oleh jajaran Negara Federasi Republik Papua Barat (NFRPB) pada Jumat (19/10) hari ini.
Ketua PRD Wilayah Merauke Pangrasia Yeem membenarkan, bahwa tidak ada perwakilan atau utusan dari pihaknya untuk menghadiri kegiatan tersebut. Alasannya, kata Pangki, karena mereka tidak mengetahui secara gamblang ihwal agenda yang dilaksanakan oleh NFRPB dalam KRP III ini.
“Jadi bukan kami dari PRD Wilayah Merauke saja, tetapi pihak KPNBP juga tidak mengirim utusan untuk hadir di sana (Jayapura),” tuturnya kepada Bintang Papua saat dikonfirmasi di Kantor Sekretariat PRD Wilayah Merauke, Kamis (18/10) pagi.
Ketidaktahuan PRD atas agenda yang bakal dibahas dalam KRP III tersebut,  bukan saja  menjadi alasan mengapa PRD tidak perlu menghadirkan punggawanya ke sana. Namun yang menjadi alasan penting lainnya, yaitu karena pelaksanaan KRP ini tidak memiliki korelasi dengan tugas  PRD dan KNPB yang sudah diamanahkan.
“Tugas PRD dan KNPB hanya mengurus proses hukum di mahkamah internasional saja. Jadi kami tidak urus tentang kegiatan yang dibuat dalam KRP, karena bukan agenda kita,” tegasnya.
Lebih jelas Pangki mengatakan bahwa kegiatan KRP III ini sudah diluar agenda PRD dan KNPB. Karena agenda yang seharusnya diurus PRD dan KNPB adalah proses hukum internasional, mengingat permasalahan Papua adalah persoalan internasional.
“Kenapa dikatakan masalah internasional karena Papua ini masuk menjadi bagian dari NKRI karena jalur internasional. Maka untuk meluruskan status Papua, ya kita harus urus melalui jalur hukum di mahkamah internasional. Kita akan kaji persoalan-persoalan apa di Papua yang sudah melanggar hukum internasional sehingga Papua bisa mauk ke NKRI,” jelasnya.
Disinggung soal informasi yang diterima PRD terkait sejauh mana proses hukum status Papua yang sudah berjalan saat ini, menurut Pangky, ia tidak bisa membeberkan secara merinci.
“Yang pasti jalur hukum sedang dalam proses dan kami akan memberikan dukungan penuh,” tandasnya. (lea/achi/LO1)
Share on :
Silahkan berikan komentar melalui Facebook. Jangan lupa login dulu melalui akun facebook anda. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan radarmerauke.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Ditulis Oleh : ~ Portal Berita Merauke

Artikel PRD Wilayah Merauke Tidak Kirim Utusan ke Jayapura ini diposting oleh Portal Berita Merauke pada hari Friday, 19 October 2012. Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.
 
© Copyright RadarMerauke.com | Portal Berita Merauke @Since 2008 - 2013 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Owner Template | Published by Owner Template and Owner
WWW.RADARMERAUKE.COM - PORTAL BERITA MERAUKE
( www.radarmerauke.me | www.radarmerauke.asia | Email : radarmerauke@gmail.com | radarmerauke@yahoo.com )

Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Bintang Papua, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, suluhpapua, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.