
Danrem 174/ATW Brigjen TNI Edy Rahmayadi didampingi Wakil Bupati Boven Digoel saat akan meninjau lokasi TMMD seusai pembukaan di Distrik Kouh Kabupaten Boven Digoel.
MERAUKE - Kegiatan Tentara Manunggal Mandiri (TMMD) ke-88 Tahun 2012 yang dipusatkan di Kampung Jair, Distrik Kouh, Kabupaten Boven Digoel, Rabu (10/10) lalu. Selama 21 hari ke depan, bukan saja membangun fisik infrastruktur di desa tersebut, juga membangun semangat gotong-royong masyarakat agar tidak memudar.
Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap Brigjen TNI Edy Rahmayadi menegaskan, kegiatan TMMD ini bukan hanya membangun fisik, tetapi sasaran utamanya adalah non fisik, yaitu membangun karakter bangsa, karena kadang masyarakat lupa negara ini merdeka karena persatuan dan kesatuan semua elemen masyarakat yang bahu membahu mencapai kemerdekaan, karena Indonesia merdeka bukan pemberian dari kolonial penjajah, tapi sudah banyak mengorbankan jiwa-raga rakyat saat itu.
“TMMD ini untuk meningkatkan sinergitas kerjasama antara TNI dan rakyat untuk mempercepat pembangunan di pedesaan,” kata Edy kepada wartawan di Makorem 174/ATW, Kamis (11/10) kemarin.
Perbaikan infrastruktur yang akan dikerjakan oleh 150 personel gabungan TNI/Polri antara lain, membangun 7 unit rumah, dan membangun tempat Mandi Cuci Kakus (MCK). Sementara itu Edy mengaku pusat pelaksanaan TMMD setiap tahunnya berbeda, dimana setiap daerah akan digilir sebagai sasaran TMMD. (lea/achi/LO1)
Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap Brigjen TNI Edy Rahmayadi menegaskan, kegiatan TMMD ini bukan hanya membangun fisik, tetapi sasaran utamanya adalah non fisik, yaitu membangun karakter bangsa, karena kadang masyarakat lupa negara ini merdeka karena persatuan dan kesatuan semua elemen masyarakat yang bahu membahu mencapai kemerdekaan, karena Indonesia merdeka bukan pemberian dari kolonial penjajah, tapi sudah banyak mengorbankan jiwa-raga rakyat saat itu.
“TMMD ini untuk meningkatkan sinergitas kerjasama antara TNI dan rakyat untuk mempercepat pembangunan di pedesaan,” kata Edy kepada wartawan di Makorem 174/ATW, Kamis (11/10) kemarin.
Perbaikan infrastruktur yang akan dikerjakan oleh 150 personel gabungan TNI/Polri antara lain, membangun 7 unit rumah, dan membangun tempat Mandi Cuci Kakus (MCK). Sementara itu Edy mengaku pusat pelaksanaan TMMD setiap tahunnya berbeda, dimana setiap daerah akan digilir sebagai sasaran TMMD. (lea/achi/LO1)

Artikel 