Supardi:”Ini Merupakan Perjuangan Yang Tidak Mudah”
MERAUKE,ARAFURA,-Perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian Tenaga Kerja Dan Transmigrasi RI dalam hal ini Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktifitas Tenaga Kerja terhadap UPTD Loka Latihan Kerja (LLK) Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Merauke cukup besar.
Hal itu terbukti, dalam Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara (APBN) Perubahan Tahun 2012, UPTD LLK Merauke mendapatkan bantuan peralatan berbasis kompetensi kejuruan otomotif 1 paket senilai Rp.620.000.000 berupa 16 unit engine stand sepeda motor berbagai merk untuk media praktek. Dan dalam waktu dekat bantuan tersebut akan diserahkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Merauke.
Selain itu, sebelumnya melalui dana dekonsentrasi telah dialokasikan anggaran sebesar Rp.880.120.000 untuk membiayai kegiatan pelatihan bagi 400 orang peserta yang tak lain adalah warga masyarakat Merauke.
Demikian dikemukakan Kepala UPTD LLK Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Merauke, Supardi,S.Sos, ketika ditemui ARAFURA News di ruang kerjanya, Kemarin. Menurutnya, setelah mendapat informasi kepastian adanya bantuan dari pemerintah pusat tersebut, pihaknya langsung melaporkan ini kepada pimpinan dalam hal ini Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Merauke.
Diakuinya, butuh perjuangan yang tidak mudah untuk bisa mendapatkan bantuan anggaran dari APBN, baik untuk membiayai kegiatan pelatihan maupun pengadaan peralatan sebagai media praktek. Apalagi setiap ada pertemuan bidang pelatihan baik pada tingkat regional maupun nasional para kepala BLK/LLK selalu menyampaikan.
“Peralatan ini akan sangat membantu masyarakat Merauke sebagai media praktek bidang otomotif khususnya roda dua, yang perkembangannya begitu cepat dan peluang usaha perbengkelan bagi pemuda sangat besar,”terangnya.
Lebih lanjut dijelaskan, saat ini tengah diperjuangkan juga media praktek otomotif untuk roda empat engine stand karoseri baru seperti inova, avanza dan merk-merk kendaraan roda empat lainnya, serta kejuruan listrik. Peralatan yang ada sebagai media praktek untuk roda empat saat ini adalah merk volvo pengadaan Tahun 1983/1984.
Ditambahkan, yang tidak kalah pentingnya lagi adalah pembangunan workshop mekanisasi pertanian dan welding (las), karena untuk peralatannya sudah dibantu oleh pemerintah pusat senilai Rp.1.300.000.000 pada Tahun 2010 lalu, tetapi hingga kini operasionalnya belum maksimal karena belum bisa ditata dengan baik akibat keterbatasan ruangan.
“Mudah-mudahan hal ini akan menjadi prioritas dan perhatian, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Sehingga untuk menjadikan lembaga pelatihan kerja berbasis kompetensi di daerah perbatasan yang dapat melayani empat kabupaten di Selatan Papua dapat terwujud,”tukasnya.(ady)
Silahkan berikan komentar melalui Facebook. Jangan lupa login dulu melalui akun facebook anda. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan radarmerauke.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.