Merauke – Pemerintah Kabupaten Merauke mengalokasikan dana kesehatan senilai Rp50 juta untuk 160 kampung yang tersebar di daerah itu.
Bupati Merauke, Romanus Mbaraka mengungkapkan, alokasi dana tersebut sejak tahun 2011. Sayangnya, akibat kurang adanya sosialisasi yang baik, sebagian besar dana terpaksa dikembalikan ke kas daerah. “Memang benar bahwa sebagian besar terpaksa dikembalikan. Karena tidak digunakan. Tentunya ini akibat kurang sosialisasi dari instansi terkait,” kata Romanus.
Dana yang disiapkan itu, lanjut Romanus, diperuntukan bagi pasien sakit yang dibawa dari kampung dan dirawat di RSUD Merauke. “Dalam setiap kesempatan saat melakukan Turkam, saya menyampaikan kepada masyarakat terkait dana kesehatan itu, mereka pun kaget dan baru mengetahui,” katanya.
Romanus meminta Dinas Kesehatan Merauke dan RSUD membangun komunikasi dan kerjasama yang baik, sehingga dana dimaksud dapat dipergunakan untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat kecil.
“Tentunya yang harus dilakukan adalah sosialisasi terlebih dahulu di kampung-kampung,” pinta Romanus. (FR/Merauke)
Bupati Merauke, Romanus Mbaraka mengungkapkan, alokasi dana tersebut sejak tahun 2011. Sayangnya, akibat kurang adanya sosialisasi yang baik, sebagian besar dana terpaksa dikembalikan ke kas daerah. “Memang benar bahwa sebagian besar terpaksa dikembalikan. Karena tidak digunakan. Tentunya ini akibat kurang sosialisasi dari instansi terkait,” kata Romanus.
Dana yang disiapkan itu, lanjut Romanus, diperuntukan bagi pasien sakit yang dibawa dari kampung dan dirawat di RSUD Merauke. “Dalam setiap kesempatan saat melakukan Turkam, saya menyampaikan kepada masyarakat terkait dana kesehatan itu, mereka pun kaget dan baru mengetahui,” katanya.
Romanus meminta Dinas Kesehatan Merauke dan RSUD membangun komunikasi dan kerjasama yang baik, sehingga dana dimaksud dapat dipergunakan untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat kecil.
“Tentunya yang harus dilakukan adalah sosialisasi terlebih dahulu di kampung-kampung,” pinta Romanus. (FR/Merauke)

Artikel 