Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya.
UPDATE!! Berita di Radar Merauke dapat dibaca langsung lewat Smartphone Android! Baca fiturnya DISINI atau Download aplikasinya disini : LINK Download Android RadarMeraukeCom.APK !!! Baca berita Via Opera Mini Atau Browser Handphone (Blackberry/Iphone/Symbian) : http://www.radarmerauke.com/?m=1 .

Thursday, 18 October 2012

Banyak Hasil Tangkapan Ikan Dibawa Keluar Papua

Potensi sektor perikanan di perairan Provinsi Papua cukup besar, namun hasil tangkapan ikan tidak diproduksi di Papua, melainkan banyak dikirim ke  daerah lain, seperti ke Makassar, Kendari, Bitung dan Tual.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, Astiler Maharadja, mengatakan hasil sektor perikanan kenapa sampai dikelola di luar Papua, karena Provinsi Papua tidak mempunyai pelabuhan Perikanan. 
‘’Kami beberapa tahun belakangan ini terus memperjuangankan anggaran ke pusat, tetapi sepertinya pusat sendiri tidak punya perhatian ke Papua,’’ kata Astiler Maharadja kepada wartawan di sela - sela Rapat Kerja (Raker) Monitoring dan Evaluasi Terpadu Pembangunan Kelautan dan Perikanan, di Le Preemierre Hotel, Entrop – Distrik Jayapura Selatan (Japsel), Rabu, (17/10) kemarin siang. Pembangunan infrastruktur perikanan di Papua sangat minim, menurut Astiler, itu disebabkan kurang perhatiannya pemerintah pusat ke Papua. 
Oleh sebab itu, kita akan tetap berjuang agar minimal satu pelabuhan perikanan di Papua bisa dibangun. Dimana, ada tiga pelabuhan perikanan yang kita rencanakan akan dibangun di Papua. Tiga pelabuhan itu masing - masing di Kabupaten Mimika, Biak dan Merauke.

 
“Khusus untuk Pelabuhan Perikanan di Merauke, Kata Astiler akan mendapat perhatian khusus, karena saat ini sudah dilakukan proses pembangunan, tetapi nampaknya kita tetap masih terkendala dengan anggaran,’’  ujarnya.
Astiler mengatakan, jika pelabuhan perikanan di Papua bisa di bangun di Papua, maka kapal - kapal yang beroperasi di perairan Laut Arafura dan Laut Pasifik bisa mendaratkan hasil tangkapannya di Papua, dan dapat diproduksi di Papua. 

 
“Tentu ini dampaknya akan dirasakan oleh masyarakat sendiri,” ujarnya.
Disinggung soal Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B), Astiler mengaku jika pihaknya sudah banyak melakukan koordinasi, tetapi nyatanya sampai sekarang tidak membuahkan hasil, khusus untuk sektor infrastruktur di Papua memang tidak menjadi prioritas dari Pemerintah Pusat.
Pada kesempatan itu, Astiler juga menyampaikan bahwa Rapat Kerja Monitoring dan Evaluasi Terpadu Pembangunan Kelautan dan Perikanan yang digelar ini, diikuti oleh pejabat eselon satu dari Provinsi dan Kabupaten/Kota se Papua.

 
Dimana, dalam rapat evaluasi terpadu ini, kita ingin mereka memaparkan anggaran-anggaran khusunya yang ada disektor perikanan agar dapat kita ketahui bersama berapa besar perhatian pemerintah di sektor perikanan Papua. Terangnya.
Rapat Kerja Monitoring dan Evaluasi Terpadu Pembangunan Kelautan dan Perikanan, juga dihadiri oleh perwakilan dari Dirjen Kelautan, Pesisir dan Pulau - Pulau Kecil (KP3K), Srie Atmini. (mir/aj/lo2)
Share on :
Silahkan berikan komentar melalui Facebook. Jangan lupa login dulu melalui akun facebook anda. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan radarmerauke.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Ditulis Oleh : ~ Portal Berita Merauke

Artikel Banyak Hasil Tangkapan Ikan Dibawa Keluar Papua ini diposting oleh Portal Berita Merauke pada hari Thursday, 18 October 2012. Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.
 
© Copyright RadarMerauke.com | Portal Berita Merauke @Since 2008 - 2013 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Owner Template | Published by Owner Template and Owner
WWW.RADARMERAUKE.COM - PORTAL BERITA MERAUKE
( www.radarmerauke.me | www.radarmerauke.asia | Email : radarmerauke@gmail.com | radarmerauke@yahoo.com )

Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Bintang Papua, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, suluhpapua, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.