Beredar Isu SMS Bahaya Jarum Suntik
Menurut Heni, SMS tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan dan hanya untuk menakut-nakuti masyarakat.
“Jangan mudah terhasut, karena bisa jadi SMS itu hanya untuk membuat resah, membuat masyarakat takut saja. Daerah ini sudah aman jadi janganlah dibikin kacau dengan hal-hal seperti ini,” ujar Heni kepada wartawan usai Upacara Peringatan HUT TNI ke-68 di Lapangan Pemda Merauke, Sabtu (5/10) lalu.
Dijelaskan wakil rakyat dari Partai Golkar ini, ia begitu sanksi dengan SMS yang dibuat oleh oknum tak bertanggung jawab itu. Pasalnya, bagaimana seorang ODHA (orang dengan HIV dan AIDS) bisa berkeliaran sembarangan, sementara mereka dalam penampungan yang mendapat pengawasan ketat oleh petugas di BPKM Yasanto Merauke.
“Tidak benar itu. Mereka (ODHA) selama ini dalam penampungan, tidak bisa keluar bebas. Aktivitas mereka di dalam ruangan. Dan SMS ini sudah sangat mendiskreditkan pihak ODHA sendiri,” tegasnya.
Lebih gamblang dikatakan Heni, KPA akan berkoordinasi dengan Yasanto terkait SMS yang meresahkan masyarakat ihwal penyebaran HIV dan AIDS oleh ODHA melalui jarum suntik kepada pihak lain.
“Intinya jangan terhasut. Kasihan kan kalau masyarakat jadi takut sambangi tempat-tempat ramai hanya karena SMS itu,” tandasnya. (Lea/achi/lo1)