Merauke, (11/1)—Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke mengharapkan agar proyek-proyek yang sifatnya darurat dan penting, harus dikerjakan lebih awal, bila perlu mendahului penganggaran. Itu bisa dapat dilakukan jika sudah ada persetujuan yang dilakukan antara dewan bersama kepala daerah.
Ketua DPRD Kabupaten Merauke, Leonardus Mahuze yang ditemui tabloidjubi.com, Jumat (11/1) mengungkapkan, dewan pernah memanggil Dinas Cipta Karya beberapa waktu lalu untuk mempertanyakan pekerjaan penyelesaian rehabilitasi pintu air Transito-Gudang Arang yang dilakukan menjelang tahun anggaran. Sementara hujan sudah didepan mata dan tentunya berdampak sangat besar, karena otoDmatis pintu air harus ditutup terlebih dahulu saat pekerjaan sedang dijalankan.
Dengan ditutupnya pintu air, demikian Leonardus, maka hujan besar yang terjadi beberapa hari lalu disertai banjir, otomatis tidak akan mengalir hingga ke laut. Akibatnya, banjir akan meluap dan menggenangi ruas jalan maupun perumahan penduduk. Semestinya, instansi teknis telah mengetahui dan memahami kondisi yang sebenarnya jika datang musim hujan dan pintu air masih tertutup rapat.
“Kami akan memanggil lagi instansi terkait, sekaligus memberikan penegasan agar segera menyelesaikan pekerjaan tersebut. Karena jika dibiarkan terlalu berlarut-larut, otomatis banjir akan meluap ke mana-mana. Hujan baru sekali turun dan sudah terjadi seperti begini. Bagaimana kalau terjadi di waktu mendatang dan rutin terjadi. Sudah pasti akan terjadi genangan banjir dimana-mana,” ujarnya. (Jubi/Ans)
Dengan ditutupnya pintu air, demikian Leonardus, maka hujan besar yang terjadi beberapa hari lalu disertai banjir, otomatis tidak akan mengalir hingga ke laut. Akibatnya, banjir akan meluap dan menggenangi ruas jalan maupun perumahan penduduk. Semestinya, instansi teknis telah mengetahui dan memahami kondisi yang sebenarnya jika datang musim hujan dan pintu air masih tertutup rapat.
“Kami akan memanggil lagi instansi terkait, sekaligus memberikan penegasan agar segera menyelesaikan pekerjaan tersebut. Karena jika dibiarkan terlalu berlarut-larut, otomatis banjir akan meluap ke mana-mana. Hujan baru sekali turun dan sudah terjadi seperti begini. Bagaimana kalau terjadi di waktu mendatang dan rutin terjadi. Sudah pasti akan terjadi genangan banjir dimana-mana,” ujarnya. (Jubi/Ans)

Artikel 